(HR. Semoga Allah Ta’ala p**a senantiasa memberikan hidayah kepada kami, kaum Muslimin, bangsa Indonesia, dan seluruh penduduk di bumi Allah Ta’ala ini.
*Tentang Taajun Nuur*
�Taajun Nuur adalah Tim Kreatif yang terdiri dari sekump**an anak muda yang bercita-cita ingin memberikan manfaat untuk umat, dengan mengajarkan sedikit yang mereka miliki tentang ilmu Al-Qur'an dan pendidikan islam yang shahih sesuai dengan yang diajarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya.�
��Taajun Nuur juga merupakan sebuah akademik yang dikhus
uskan untuk seluruh kaum hawa yang bersemangat dalam menuntut Ilmu Al Qur'an dan Islam, guna mencetak generasi ulama yang berkualitas.
��Akademik ini berfokus pada program tahsin al qur'an, tahfidz, dan bahasa arab, serta ilmu syari'at lainnya dengan gaya penyampaian yang milienial dan ringan, disertai ide inspiratif para pemudi yang bersemangat untuk belajar dan berdakwah.
� Saya telah membuka bimbingan tahfidz Al Qur'an online sejak lama dan ini sebelum diberikan nama taajun nuur sekitar tahun 2018.
�Asal mula nya pada tahun tersebut, saya diberikan amanah oleh dosen di Ma'had Aly Imam Bukhari, Solo yaitu Ustadzah Indah Ummu Zubaidah -Hafidzahallah- untuk membimbing ummahat sragen di sebuah WAG melalu VN. Sejak dari itu saya mulai banyak belajar berdakwah untuk masyarakat awam, yang mereka begitu bersemangat bagaimanapun kesibukan mereka sehari hari.
�Dan ini semua karena mereka ingin mendidik anaknya agar menjadi anak yang sholih dan sholihah, serta berdakwah kepada orangtua.
�Dan beberapa bulan kemudian orang tua saya mengetahui kegiatan ini, dan meminta saya untuk membimbing kedua bibi saya. Walaupun mereka masih awam tapi Allah memberikan hidayah untuk bersemangat belajar al-Qur'an.
�Dikarenakan qadarullah grup dosen saya khusus domisili sragen, akhirnya saat itu saya membuka grup sendiri yang isinya hanya bereempat; Saya, 2 bibi saya, serta 1 teman kantornya.
�Setelah berjalan beberapa bulan, saya berinisiatif membuka sedikit kuota untuk ummahat diluar sana, supaya bibi saya memiliki tambahan semangat dengan bertambahnya teman seperjuangan.
�Dan Alhamdulillah, berkat ridho Allah ta'ala kemudian ridho kedua orangtua, peminatnya makin banyak dan bertambah banyak yang pada akhirnya saya mengajar ditemani oleh beberapa teman saya dari Ma'had Imam Bukhari.
�Setelah beberapa tahun kemudian saya membuka kelas tajwid untuk umum, di akhir tahun 2020, dan memberikan nama akademik Taajun Nuur yang bermakna "Mahkota yang Bercahaya", terinspirasi dari sebuah hadits Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam pernah bersabda:
مَنْ قَرَأَ الْقُرْآنَ وَعَمِلَ بِمَا فِيهِ، أُلْبِسَ وَالِدَاهُ تَاجًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ
“Barangsiapa yang menghafal Al-Qur’an dan mengamalkan isinya, maka akan dipakaikan kepada kedua orang tuanya mahkota pada hari kiamat.”
�Dengan harapan ini kami berharap bisa menjadi washilah untuk dapat memberikan mahkota yang bercahaya kepada orang tua kita di akhirat kelak. -Aamiin-
�Alhamdulillah pertengahan tahun 2021, akan dibuka cabang kelas bahasa arab, dan mengenalkan kepada masyarakat dengan media teknologi yang canggih akan pentingnya memahami serta mempelajari bahasa arab.
�Sebuah nasihat yang selalu menjadi motivasi kami adalah;
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
خيركم من تعلم القرآن وعلمه
“Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya”. Bukhori).
�Dari Abdullah bin Amr radhiyallahu ta’ala ‘anhu, bahwa Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً
“Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat” (HR. Bukhari)
�Al Ma’afi An Nahrawani mengatakan, “Hal ini agar setiap orang yang mendengar suatu perkara dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersegera untuk menyampaikannya, meskipun hanya sedikit. Tujuannya agar nukilan dari Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam dapat segera tersambung dan tersampaikan seluruhnya.”
�Hal ini sebagaimana sabda beliau shallallaahu ‘alaihi wa sallam, “Hendaklah yang hadir menyampaikan pada yang tidak hadir”. Bentuk perintah dalam hadits ini menunjukkan hukum fardhu kifayah.
�Founder Taajun Nuur ini hanyalah thalibah biasa serta banyak kekurangannya tapi sangat bersemangat mengembangkan ilmu Al-Qur'an dan Islam untuk mencetak ummah yang berkualitas generasi masa depan, serta menanamkan rasa cinta kepada Allah ta'ala dan Rasul-Nya.
�Semoga Allah Ta’ala senantiasa menambahkan nikmat kita untuk dapat menambah ilmu agama Islam melalui Taajun Nuur dengan segala bentuk media dan adaptasi perkembangan teknologinya. Allahul musta’an.
Syeikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah:
"Seorang yang penyayang kepada makhluk, ia layak untuk Allah Azza wa Jalla menyayanginya, berdasarkan sabda Nabi ﷺ, 'Dan sesungguhnya Allah hanya menyayangi hamba-hamba-Nya yang penyayang.'
Kata innama (sesungguhnya) ini adalah kata pembatasan. Apabila engkau mendapati pada dirimu sifat lemah lembut dan belas kasih terhadap para hamba Allah, maka bergembiralah engkau dengan kebaikan. Sesungguhnya ini merupakan tanda kasih sayang Allah terhadapmu."
Sudahkan kita memanfaatkan detik-detik akhir bulan Ramadan ini dengan memperbanyak amal dan bacaan Al-Qur’an❓
Ataukah justru di penghujung Ramadan ini intensitas amal ibadah kita menjadi berkurang karena kesibukan duniawi yang melalaikan❓
🪶 وإنَّما الأعمالُ بالخواتيمِ
“Dan amalan-amalan itu tergantung akhirnya.” (HR. Bukhari dan HR. Ibnu Hibban no. 340).
▫️Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengingatkan untuk tidak berbangga dengan amalan kita. Beliau menegaskan kepada kita pentingnya istiqamah dalam beramal hingga akhir. Karena diri kita tidak pernah tahu bagaimana akhir hidup yang akan kita lalui, tak pernah tahu juga akhir dari amalan yang kita lakukan.
✉️Saudariku, bersabarlah dalam beribadah di penghujung bulan ini, di mana sepertiga akhir bulan Ramadan merupakan waktu yang paling afdal dan paling utama. Sepuluh hari terakhir inilah yang Nabi selalu menjaga ibadahnya!
17/03/2026
🪶Abu Ya’la meriwayatkan: Abu Ma’mar mengabarkan kepada kami, ia berkata: Hafsh bin Ghiyats meriwayatkan kepada kami dari Muhammad bin Amr, dari Abu Salamah, dari Abu Hurairah, bahwa Nabi ﷺ naik mimbar, lalu berkata: “Aamiin, Aamiin, Aamiin.”
Para sahabat bertanya: “Wahai Rasulullah, ketika Engkau naik mimbar, Engkau mengatakan: ‘Aamiin, Aamiin, Aamiin.’ Mengapa demikian?”
Beliau menjawab:
“Sesungguhnya Jibril datang kepadaku dan berkata: ‘Barang siapa yang mendapati bulan Ramadhan tetapi tidak diampuni dosanya, lalu ia meninggal dunia dan masuk neraka, maka Allah menjauhkannya (dari rahmat-Nya). Katakanlah: Aamiin.’ Maka aku pun mengucapkan: Aamiin.”
"Barangsiapa yang menghidupkan semua sepuluh akhir Ramadhan (dengan beribadah) karena iman dan mengharapkan pahala karena Allah, maka sungguh kami meyakini bahwasanya ia telah mendapatkan lailatul qadar."
"Wahai, yang telah sia-sia berlalu umurnya tanpa mendapatkan sesuatu apapun. Tutupilah apa yang terluput dengan Lailatul Qadar, karena sesungguhnya pahalanya (Lailatul Qadr) itu dihitung sepanjang umur."
Bangunlah Hubungan Yang Kuat Dengan-Nya Di 10 Hari Terakhir
Resapi sabda sang Nabi berikut ini:
"Barang siapa yang memaksimalkan waktu yang masih tersisa, maka kesalahannya yang lalu pasti terampuni, dan barang siapa yang melalaikan waktu yang tersisa, maka ia akan disiksa karena kesalahan yang lalu dan yang tersisa." (HR. Thabrani Fil Awsath dan dihasankan
oleh Albani)
"Sesungguhnya amal ibadah itu tergantung penutupannya." (HR. Bukhari)
Semoga Allah memberi taufiq kepada kita di sisa waktu ini.
Sempatkanlah untuk sholat tahajud meski hanya dua rakaat sebelum sahur dan berdoalah.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Rabb kita tabaroka wa ta’ala turun ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Lantas Dia berfirman, ‘Siapa saja yang berdoa kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka akan Aku beri. Siapa yang meminta ampunan kepada-Ku, maka akan Aku ampuni.’”
Dari Sahl bin Sa'ad radhiyallahu'anhu berkata, Rasulullah ﷺ bersabda:
"Sesungguhnya di surga ada pintu yang dinamakan Ar-Rayyan. Masuk darinya pada Hari Kiamat orang-orang yang (banyak) puasa, Dikatakan, Dimana orang-orang yang puasa? Maka mereka bangkit berdiri. Tidak masuk darinya seorang pun selain mereka. Apabila mereka telah masuk lalu ditutup pintu tersebut. Maka tidak masuk seorang pun selain mereka dari pintu tersebut."