Al - Quran & Cara Menghafalnya

Al - Quran & Cara Menghafalnya

Share

Halaman ini untuk mereka yang rindu dengan Al-quran,
Lihat Blog dibawah ini
http://pintuquran.blogspot.com/

Tafsir Arrozi Sebut Nabi Saw Membaca 3 Ayat Sebelum Baca Al-Quran. 15/06/2019

Ada 3 ayat yang selalu dibaca oleh Nabi shallallahu'alahiwasallam sebelum tilawatulquran atau membaca Al-Quran ,sebagai muqodimah (Pendahuluan) , hal ini berdasarkan keterangan sebagaimana yang disebutkan dalam Tafsir Arrazi ; yaitu sbb :



☕☕☕👇

Tafsir Arrozi Sebut Nabi Saw Membaca 3 Ayat Sebelum Baca Al-Quran. Ada 3 ayat yang selalu dibaca oleh Nabi shallallahu'alahiwasallam sebelum tilawatulquran atau membaca Al-Quran ,sebagai muqodimah (Pe...

INILAH DOA DAN PENJELASAN SEBELUM MEMBACA SURAT AT-TAUBAH 02/01/2019

Assalamualaikum wr wb

Selamat Siang semua🙋☕

🔹Diskripsi :
Sering sekali teman-teman,rekan-rekan saya; munchkin juga para pemirsa sendiri bertanya-tanya tentang (shighot Ta'awwudz) yang sering tertulis dalam permulaan Surat At-Taubah (Ta'aawwudz Barooah) , seperti berikut ini :

اَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ النـَّـارِ وَمِنْ شَرِّالْكُفَّــارِ وَمِنْ

غَضَبِ الْجَبَّــارِ. اَلْعِزَّةُ لِلّٰهِ وَلِرَسُوْلِهِ وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ

🔹Arti Doa
"Aku berlindung kepada Alloh dari neraka,kejahatan orang-orang kafir dan kemurkaan Alloh Yang Maha Perkasa. Kemuliaan itu hanya milik Alloh ,RasulNya dan Orang-orang Beriman"

🔹Pembahasan :
Sampai saat ini...
Selanjutnya klik blog ini....
👇👇☕☕🙏🙏

INILAH DOA DAN PENJELASAN SEBELUM MEMBACA SURAT AT-TAUBAH Assalamualaikum wr wb Selamat Siang semua🙋☕ 🔹 Diskripsi : Sering sekali teman-teman,rekan-rekan saya; munchkin juga para pe...

06/10/2018

Majlisul Hifdzil Quran 4 _Juz 04

13/11/2017

*SEJAK 1200 TAHUN YANG LALU SAAT DUNIA BELUM MENGENAL KOMPUTER ATAU KALKULATOR,*
*IMAM SYAFI'I RAHIMAHULLAH SUDAH SANGGUP MENDATA JUMLAH MASING-MASING*
*HURUF DALAM AL-QUR'AN SECARA DETAIL DAN AKURAT.*

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه

ُAssalamu ‘alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

Imam Syafi’i dalam kitab Majmu al-Ulum wa Mathli’u an Nujum
dan dikutip oleh Imam ibn ‘Arabi dalam mukaddimah al-Futuhuat al-Ilahiyah
menyatakan jumlah huruf-huruf dalam Al Qur'an diurut sesuai dengan banyaknya:

o Alif : 48740 huruf,
o Lam : 33922 huruf,
o Mim : 28922 huruf,
o Ha ’ : 26925 huruf,
o Ya’ : 25717 huruf,
o Wawu : 25506 huruf,
o Nun : 17000 huruf,
o Lam alif : 14707 huruf,
o Ba ’ : 11420 huruf,
o Tsa’ : 10480 huruf,
o Fa’ : 9813 huruf,
o ‘Ain : 9470 huruf,
o Qaf : 8099 huruf,
o Kaf : 8022 huruf,
o Dal : 5998 huruf,
o Sin : 5799 huruf,
o Dzal : 4934 huruf,
o Ha : 4138 huruf,
o Jim : 3322 huruf,
o Shad : 2780 huruf,
o Ra ’ : 2206 huruf,
o Syin : 2115 huruf,
o Dhadl : 1822 huruf,
o Zai : 1680 huruf,
o Kha ’ : 1503 huruf,
o Ta’ : 1404 huruf,
o Ghain : 1229 huruf,
o Tha’ : 1204 huruf dan terakhir
o Dza’ : 842 huruf.

Jumlah total semua huruf dalam al-Qur ’an sebanyak 1.027.000
(satu juta dua puluh tujuh ribu)

*Setiap kali kita hatam, kita telah membaca 1 jut lebih huruf.*
*Jika 1 huruf = 1 kebaikan dan 1 kebaikan = 10 pahala, maka kira-kira 10 juta pahala kita dapatkan.*

KALIKAN DI JALAN ALLAH,KALIKAN DAH NIKAH,KALIKAN NAIK KAPAL,KALIKAN MABUK DIKAPAL...

Mudah-mudahan ini semua bisa menjadi motivasi kita untuk terus
membaca al-Qur'an dan mengamalkan isinya....

SUMBER :
Kitab Majmu al-Ulum wa Mathli’u an Nujum
https://m.facebook.com/groups/361151187394123?view=permalink&id=918855738290329

12/11/2017

Sahabat, percayalah..
Hafalan tidak hilang
Dia hanya selalu rindu untuk kau bersamai.

Hafalan tidak hilang
Dia hanya ingin kau setia dalam murojaah

Sahabat, jika kau merasa dia telah hilang dari ingatanmu..
Cobalah untuk "peka"
Dia ingin kau cari,
Dia ingin kau perjuangkan kembali
Dia ingin kau setia membersamai
Dia ingin...
Kau selalu ada bersamanya

Sahabat, jangan biarkan dia pergi..
Kejar dan genggamlah ia dalam hati..

Insyallah sahabat, jika tekadmu kuat dalam menjaganya, dia tidak akan hilang..
Insyallah..



Copas..

08/11/2017

Pandangan kami sebagai admin adalah
Kepentingan menghafal Al-Quran yang mulia adalah untuk menjaga keasliannya ,kefardhukifayahannya dan sebagai pembimbing ,penjaga,benteng penyelamat dari semua keburukan yang datang kepada umat islam.

25/10/2017

📌قصة و عبرة ..📌

يقول الشيخ عبدالرزاق البدر حفظه الله :

جاءني أحد كبار السن بعد أحد الدروس و قال لي :

[ أنا لا أحفظ إلا سورة ( الفاتحة و قل هو الله أحد ) و أنا أقوم ساعتين في الليل ..

ثم بكى و قال أنا لا أحفظ غيرها يا شيخ فهل يجوز لي أن أرددها ؟؟ ]

يقول الشيخ عبدالرزاق معلقا على هذا الموقف :

*فانظر هذا و عبادته ، و انظر آخر يحفظ القرآن كله و ينام عن صلاة الفجر .*

[ شرح أخلاق حملة القرآن الشريط 12 ] 📚

24/09/2017

Siapapun pacarmu aku ga peduli, yang penting Al-Quran sudah ada didalam dadaku, yang selalu berbicara mengenai semua uruasan dunia akhiratku,Quran itulah kekasihku yang prtama , Dialah yang percintaanya selalu kita khianati :'( :'( :'(

19/08/2017

KAKEK HAFAL QURAN GARA² DOA ORANG TUA

Dalam suatu episodenya, Syaikh Fahad Al Kandari pernah bercerita.

___
Dulu saat mengimami sebuah masjid di Kuwait, saya lupa sebuah ayat. Ternyata, ada seorang yg mengoreksi bacaan saya. Hanya seorang, yang ternyata ia adalah kakek tua.

Saya tertarik untuk menemuinya.

Syaikh Fahad: Kek, anda hafal Qur'an ya?

Iya, benar.

Syaikh Fahad: Masya Allah, tentu anda hafal sejak kecil kan?

Tidak Syaikh. Saya malah baru mulai menghafal sejak usia 60 tahun.

Syaikh tertegun.

Syaikh Fahad: Masya Allah, bagaimana mungkin? Bagaimana ceritanya? Bukannya itu sulit ?

Tidak juga. Mungkin salah satu penyebabnya, adalah ibuku.
Ada satu hal yg selalu ia lakukan, tak pernah ia tinggalkan hingga beliau meninggal.

Apa itu?

Ia tidak pernah berhenti mendoakan ku agar hafal Al-Qur'an...

_____

Ayah, Ibu, jangan pernah engkau remehkan kekuatan doamu untuk anak-anakmu...

Jikapun belum terkabul sekarang, mungkin kelak, ketika engkau telah tiada...

16/08/2017

INI TIDAK AKAN TERJADI BAGI PARA PEMBELAJAR ILMU-ILMU UMUM SPERTI PKN, BHS INDO,AKUTANSI DSB.....
SILAHKAN SIMAK CERITA SINGKAT & NASEHAT DIBAWAH INI
Jangan Sampai Semangat Perayaan Kemerdekaan, Mengalahkan Semangat belajar Ilmu Agama.
Resep Sakit Kepala Saat Belajar dan mengajar
Imam As-Sya'rani berkata :
وقد كان شيخنا شيخ الإسلام زكريا إذا أصابه وجع في رأسه وأنا أطالع له العلم لما كف بصره يقول نويت الاستشفاء بالعلم فيذهب الوجع لوقته :
وقال لي مرارا عند ثوران الصداع برأسي قل نويت الاستشفاء بالعلم فأقول ذلك فيذهب الوجع لوقته فلا أدري هل ذلك من جهة إخلاصي أو ذلك ببركة الشيخ رضي الله عنه .
Guruku, Syaikhul Islam Zakariya (Al-Anshari) ketika merasakan sakit di kepalanya, sementara aku menelaah ilmu dari beliau di saat beliau sudah tidak bisa melihat sembari mengatakan "Nawaitul istisyfaa-a bil 'ilmi" (aku berniat memohon kesembuhan dengan ilmu), seketika itu juga beliau sembuh.
Bahkan Beliau berkata padaku berkali-kali ketika sakit kepalaku memuncak katakanlah : Nawaitul istisyfaa-a bil 'ilmi yg artinya "Saya berniat berobat dengan ilmu" maka aku ucapkan seperti itu juga dan hilanglah penyakit itu seketika. Aku tak tahu, apakah itu karena keikhlasanku, atau karena barakah Syekh Radhiyallahu 'anhu.
Silahkan di share
ig kita : Muh_AliBasyaiban

31/07/2017

*LUAR BIASA*

*Berkata Abdul Malik bin Umair:*

"Satu-satunya manusia yang tidak tua adalah orang yang selalu membaca Al-qur'an".

"Manusia yang paling jernih akalnya adalah para pembaca Al-qur'an".

*Berkata Al-imam Qurtubi :*
"Barang siapa yang membaca Al-qur'an, maka Allah akan menjadikan ingatannya segar meskipun umurnya telah mencapai 100 tahun".

*Imam besar Ibrahim al-Maqdisi memberikan wasiat pada muridnya Abbas bin Abdi Daim rahimahullah.*

"Perbanyaklah membaca Al-qur'an jangan pernah kau tinggalkan, kerana sesungguhnya setiap yang kamu inginkan akan di mudahkan setara dengan yang kamu baca".

*Berkata Ibnu Solah :*

"Bahwasannya para Malaikat tidak diberi keutama'an untuk membaca Al-qur'an, maka oleh karena itu para Malaikat bersemangat untuk selalu mendengar saja dari baca'an manusia".

*Berkata Abu Zanad :*

"Di tengah malam, aku keluar menuju masjid Rasulullah shallallaahu alaihi wa sallam sungguh tidak ada satu rumahpun yang aku lewati melainkan pada nya ada yang membaca Al-qur'an".

*Berkata Shaikhul Islam ibnu Taimiyyah:*

"Tidak ada sesuatu yang lebih bisa memberikan nutrisi otak, kesegaran jiwa, dan kesehatan tubuh serta mencakup segala kebahagiaan melebihi dari orang yang selalu melihat kitabullah ta'ala".

"Bergantunglah pada Alqur'an niscaya kau akan mendapatkan keberkahan".

*Berkata sebagian ahli tafsir :*

"Manakala kita menyibukkan diri dengan Al-qur'an maka kita akan di banjiri oleh sejuta keberkahan dan kebaikan di dunia".

"KAMI memohon kepada Allah agar mberikan taufiqnya kepada KAMI dan semua yang membaca tulisan ini untuk selalu membaca Al-qur'an dan mengamalkan kandungannya".

Bila anda Cinta pada Alqur'an maka sebarkanlah. Demi Allah, sekian banyak orang yang membaca Alqur'an maka pahala akan mengalir pd anda.

Semoga bermanfaat.
*HANYA BERBAGI ILMU*

Irwan Prayitno, Prof., Dr., Psi, Msc, 05/07/2017

*10 Anak Gubernur SumBar Semuanya Hafal Al-Qur'an*

Salah satu sosok yang pantas diteladani adalah *Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno.* Ditengah kesibukan berbagai aktivitas, Irwan berhasil mendidik putra-putrinya dan tumbuh menjadi penghafal Al-Qur'an.
Berikut ini kisah lengkap perjalanan hidup Gubernur Irwan Prayitno dikutip dari situs irwan-prayitno.com
Masih kuliah S1 di Universitas Indonesia (UI) 1985 lalu, Irwan Prayitno sudah menikah. Tepatnya sekitar 31 tahun yang lalu, di usianya yang ke-22, dia mempersunting seorang wanita bernama Nevi Zuairina. Seorang gadis yang juga mahasiswi di kampus tersebut. Dia mahasiswi semester tiga.
Hampir setahun kemudian, masih kuliah juga, Irwan dikaruniai seorang anak. Sejak itulah dia harus berpikir lebih keras bagaimana mencari nafkah. Semua peluang dimaksimalkan. Mulai dari mengajar SMA-SMA swasta hingga berdakwah dari masjid ke masjid.
Pada 1988 setelah tamat kuliah dia istri serta anak pindah ke Padang, mulai merintis Yayasan Pendidikan Adzkia. Awalnya cuma berupa lembaga kursus. Lama-lama berkembang dan membuka taman kanak-kanak, dan perguruan tinggi. Karena lama membina mengembangkan yayasan, membuat dia semakin mapan, 1995 Irwan melanjutkan kuliah S2 dan S3 di Universitas Putra Malaysia (UPM) Selangor. Anak dan istri juga dibawa.
Dia juga mengajar di Universitas Muhammadiyah Jakarta. Seiring berjalan menulis banyak buku. Meraih gelar profesor. Pada 1999 Irwan jadi anggota DPR tiga periode. Periode ketiga dia cuma setahun karena terpilih menjadi gubernur. Sekarang jabatan gubernurnya sudah periode kedua.
Hidup Irwan Prayitno, berpindah-pindah. Sibuk luar biasa. Namun demikian, sepuluh anaknya semua menghafal Al-Qur'an (Hafiz) dan berhasil menduduki bangku perguruan tinggi ternama di Indonesia bahkan di luar negeri.
Bagaimana Irwan Mendidik Anaknya?
Hal menarik dari keluarga Irwan adalah tanpa memiliki pembantu rumah tangga, di tengah rutinitasnya yang begitu sibuk.
Kuliah sambil bekerja, mendirikan yayasan, melanjutkan pendidikan, jadi dosen, jadi anggota dewan, hingga menjadi gubernur.
Bahkan ketika sedang kuliah S2 dan S3 di Malaysia dia sudah memiliki lima anak, tapi sempat juga berdakwah ke London, Inggris. Tugas-tugas perkuliahan dikerjakan di perjalanan, dalam mobil, pesawat dan kereta api.
“Yang penting itu orang tua harus punya rasa tanggung jawab kepada anaknya. Rasa tanggungjawab itu diwujudkan dalam bentuk kepedulian,” tutur Irwan asli Taratak Paneh, Kecamatan Kuranji, Padang itu.
Sesibuk-sibuk apapun orang tua, karena dalam dirinya punya tanggungjawab, pasti dia peduli dengan anaknya. “Menyisihkan waktu untuk ketemu, untuk menelepon, dan SMS, untuk bersamanya. Sesibuk-sibuk apapun,” katanya.
Orang sibuk itu pasti punya rumah tempat dia kembali, istirahat dan berkumpul bersama keluarga. Walau p**ang sudah larut malam, kemudian anak-anak sudah tidur, pasti subuh mereka sudah bangun.
Mereka masih di rumah, sebelum berangkat sekolah. “Kita kan juga ada di rumah. Pasti ketemu tiap hari. Kalau pun dinas ke luar daerah seperti ke Jakarta kan tidak tiap hari,” katanya.
Bangun tidur itu, setelah shalat subuh berjemaah, bisa berbincang-bincang dengan anak. “Kasih nasihat, ya ngobrol apa saja, tentang sekolah dan lainnya,” ujarnya.
Pulang malam juga tidak tiap hari. Kadang sore juga sudah p**ang, ketemu juga dengan anak. Jadi, kalau orang bertanggungjawab pas-ti ada pikiran terhadap anak.
“Anak saya di Jakarta. Seminggu sekali saya tugas ke Jakarta. Tidak mungkin dari pagi, siang, hingga malam rapat bersama menteri. Pas malam kan bubar. Saya telepon anak untuk makan malam. Ketemu, ngobrol agak sejam,” katanya.
Itu baru di segi waktu fisik saja, sambung Irwan, sekarang teknologi komunikasi sudah canggih. Sudah ada aplikasi Whatsapp (WA) di HP. “Habis ini saya ingin naik mobil ke Bukittinggi. Dalam perjalanan kalau tidak menelepon, pasti buka WA. Ya udah komunikasi. Jadi setiap saat saya tahu di mana kesepuluh anak saya itu berada, lagi ngapain,” katanya.
“Urusan dengan ibunya ada p**a. Kalau urusan minta-minta uang itu sama saya. Uang jajan, uang harian, begitu pun dengan minta isikan pulsa, dan lainnya. Komunikasi terus. pas komunikasi itu nanti masuk pesan, nasehat, jadi terkontrol semua anak-anak saya,” ujarnya.
“Saya punya anak sepuluh yang sudah nikah tiga. Ada yang di UI, IPB lagi ngapain, ada yang kehilangan dompetnya. Yang di UI baru selesai Sabtu lalu, yang di IPB baru ujian tengah semester, yang ekonomi lagi magang, tadi pagi yang SMA kelas tiga dengah ujian,” katanya.
10 anaknya yakni Jundi Fadhlillah pernah kuliah Fakultas Ekonomi Universitas Andalas, Jurusan Manajemen dan di Southern New Hampshire University, US.
Kedua, Waviatul Ahdi di Fakultas Kedokteran Gigi UI. Ketiga, Dhiya’u Syahidah di SBM ITB, Westminster University, UK.
Keempat, Anwar Jundi kuliah di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan IPB.
Kelima, Atika kuliah di FE UI. Enam, Ibrahim kuliah di Jurusan Teknik Kimia UI. Tujuh, Shohwatul Islah di SMA 1 Padang. Delapan, Farhana di SMA 1 Padang. Sembilan, Laili Tanzila di SMPIT Adzkia. Sepuluh, Taqiya Mafaza di SDIT Adzkia.
Pendidikan Agama
Bagi Irwan dalam mendidik anak itu cuma satu yaitu agamanya. Kalau sudah agamanya dididik, sudah aman, Insya Allah.
“Shalatnya, baca alqurannya, belajar agamanya, ya udah, itu aja. Makanya anak saya ketika di pendidikan dasar dan menengah di pesantren semua,” ujarnya.
Dengan tahu agama mereka jadi baik kepada orang tua. Mereka tahu cara belajar dengan sungguh-sungguh. “Jadi tidak perlu diatur, disuruh-suruh, nggak macam-macam, nggak nakal-nakal. Karena agama semua,” ujarnya.
Istrinya Nevi sampai anak ketujuh murni ibu rumah tangga. Sejak anak kedelapan, sembilan, sepuluh, mulai bisnis. “Ketika yang paling kecil sudah masuk TK, ya ibunya buka restoran 6 buah, minimarket 5 buah, ada bisnis properti. Ada banyak usahanya, macam-macam,” ujar Irwan.
Mencuci baju
Dalam mendidik anak, Irwan tidak ada mengenal kata susah. Susah dan tidak susah itu berasal dari diri sendiri, bukan pada anak-anak. “Kalau diri sudah mengatakan susah, semuanya susah. Hujan kalau hati susah, susah juga. Panas susah saja. Sebaliknya kalau kita menganggap hujan senang, panas senang, kan tidak ada yang susah,” katanya.
Misalnya anak nangis, kalau hati mengatakan susah, ya susah juga. “Tapi kalau saya anak menangis, senang. Alhamdulillah. Ndak apa-apa nangis, namanya anak-anak, biasa. Kalau orang besar nangis itu baru masalah. Kalau kita nggak ikhlas punya anak ya susah semua,” katanya.
Semua dilakukan bersama istri. Tidak mungkin sendirian, soalnya tidak ada pembantu. “Minimal saya cuci baju, istri saya memasak. Antar jemput sekolah saya. Ketika sudah di DPR baru pakai sopir. Tapi sebelum di DPR, di sini (Padang) saya antar jemput anak sekolah. Pakai motor atau mobil,” katanya.
Setelah panjang wawancara, jam sudah menunjukkan pukul 16.10 WIB.
“Apalagi, cukup?” kata Irwan yang terlihat hendak mengakhiri pembicaraan.
“Kalau masih ada nanti ditelepon saja. Bisa, nanti saya sisihkan waktunya,” kata Irwan sambil bersiap berangkat ke Bukittinggi. (*)

Irwan Prayitno, Prof., Dr., Psi, Msc, Website Resmi Gubernur Sumatera Barat

Want your school to be the top-listed School/college in Antapani?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Telephone

Address


Jalan Purwakarta
Antapani

Opening Hours

20:30 - 23:30