28/10/2025
Memperingati Hari Sumpah Pemuda
28 Oktober 2025
"Generasi Cahaya"
Wahai generasi muda,
Engkau lahir di zaman serba cepat,
Di antara layar, suara, dan data,
Namun hatimu tetaplah kompas sejati.
Bukan waktu yang menentukannya,
Tapi arah langkahmu sendiri.
Ketika dunia gemetar oleh bising ambisi,
Engkaulah sunyi yang melahirkan makna baru.
Bangunlah mimpi, tapi jangan hanya tidur di dalamnya,
Genggam ilmu, tapi jangan lupa nurani.
Bicara lantang, tapi dengarlah juga,
Sebab perubahan lahir dari jiwa yang peka.
Bukan sekadar mengikuti arus,
Tapi mencipta gelombang.
Bukan sekadar menjadi masa depan,
Tapi menulis masa kini dengan keberanian.
Engkau — generasi cahaya,
Yang menembus gelap dengan tanya,
Yang menulis sejarah dengan karya,
Dan menanam harapan di setiap langkahnya.
Muchammad Muhajirin
27/09/2025
Agenda dihari ini.
Menyambut Mentri Pendidikan
" Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed "
Dalam kunjungan kerjanya di Perguruan Muhammadiya Kandanghaur.
21/09/2025
Agama tidak hanya berhenti pada ajaran, tetapi menjadi realitas yang mengubah keadaan.
07/09/2025
Sosialisasi Peraturan Pertandingan baru 2025 untuk Wasit-Juri dan Pelatih Tapak Suci PIMDA 150 Indramayu.
23/08/2025
Kegiatan hari ini di dua cabang yang berbeda
TSPM Cabang Karangampel & TSPM Cabang Kandanghaur.
17/08/2025
Dirgahayu Republik Indonesia yang Ke-80 Tahun.
09/08/2025
Semangat terus berlatih bersama pendekar Suhadi di Unit Latihan Tapak Suci SMK Muhammadiyah Kandanghaur.
30/07/2025
Tapak Suci bukan hanya melatih fisik, tapi juga menjadi kanal dakwah Muhammadiyah. Kalo sobatMu, sudah pernah jadi bagian dari tapak suci belum nih?
________
Website: muhammadiyah.or.id
X: muhammadiyah
Facebook: Persyarikatan Muhammadiyah
Instagram: Lensamu
Tiktok: Lensamu
Youtube: Muhammadiyah Channel
WhatsApp Channel: Muhammadiyah
©️ Media dan Komunikasi Pimpinan Pusat Muhammadiyah
26/07/2025
Ketum PP Pemuda Muhammadiyah menegaskan bahwa militansi kader KOKAM lahir dari sintesis ideologis antara doktrin kebangsaan dan At-Targhīb al-Islāmiyyah, yang secara konsisten ditanamkan melalui pendidikan dasar kader. Perpaduan nilai-nilai tersebut membentuk kepribadian pasukan KOKAM yang tidak hanya sigap dalam gerak, tetapi juga jernih dalam berpikir dan tenang dalam bertindak. Tiga prinsip utama—Setya ing Wacana (setia kepada perkataan), Setya ing Laku (setia kepada perbuatan), dan Setya ing Negara (setia kepada negara)—menjadi manifestasi etik dan praksis perjuangan, yang meneguhkan posisi KOKAM sebagai garda ideologis yang berdiri tegak untuk dakwah, kebangsaan, dan kemanusiaan.