19/06/2026
Kita tidak bisa hanya bertanya apakah Gen Z hadir di gereja. Kita harus juga bertanya apakah mereka punya komunitas untuk bertumbuh?
Apakah mereka punya mentor? Apakah ada orang yang cukup dekat untuk menolong mereka membaca hidup, iman, luka, dan panggilan mereka?
19/06/2026
Ada jurang pemisah yang nyata antara apa yang kita ketahui (Kepala) dan apa yang sebenarnya kita hargai (Hati). Secara konsep, mayoritas dari kita setuju bahwa pekerjaan adalah sebuah panggilan rohani.
Namun, data mengungkap bahwa saat krisis melanda dan karir terancam, kebanggaan dan rutinitaslah yang menjadi jangkar utama, bukan esensi pelayanannya.
Mengapa gap ini bisa terjadi? Sejauh mana pekerja Kristen benar-benar mampu menghidupi panggilannya tanpa terdistraksi oleh ambisi pribadi atau tekanan lingkungan di sekitarnya?
Mari temukan jawabannya dan berdiskusi bersama dalam:
WEBINAR BRC: FAITH AT WORK
DAY 1
"Dinamika Integritasi Iman dalam Lingkungan Pekerjaan"
🗓️ SELASA, 23 JUNI 2026
⏰ PK. 19.00 - 21.00 WIB
🎙️ Pembicara:
Handi Irawan D., MBA., M.Com.
(Ketua BRC & CEO Frontier)
Engeline Tjia Soesilo, STp, MM, MACM, MTh.
(Praktisi dan Konsultan Marketing)
Deddi Tedjakumara, Ph.D.
(Bilangan Research Center)
DAY 2
"Pembentukan Steward dan Lingkungan"
🗓️ RABU, 24 JUNI 2026
⏰ PK. 19.00 - 21.00 WIB
🎙️ Pembicara:
Cemara A. Putra, M.MT
(Peneliti BRC)
Sutrisna Harjanto, Ph.D
(Ketua STT Bandung)
Johan Setiawan, S.Psi., MCM, M.Th.
(Dosen Pemuridan & Misi STT Bandung)
🔗 DAFTAR DISINI: https://bit.ly/BRC-FAITHATWORK
(Informasi CHAT WA ONLY: 085122777737 - BRC OFFICIAL)
17/06/2026
Shalom!
Bilangan Research Center (BRC) mengadakan WEBINAR 2 HARI dengan topik "FAITH AT WORK"
📍ONLINE ZOOM
🤔 Webinar ini akan mengupas:
- Sejauh mana pekerja Kristen mampu menghidupi panggilannya di dunia kerja?
- Apa kesenjangan antara realita para pekerja dengan ekosistem di pekerjaan dan gereja?
- Bagaimana cara kita memulihkan dan membangun ekosistem yang tepat?
DAY 1: DINAMIKA INTEGRITAS DI EKOSISTEM PEKERJAAN
🗓️ SELASA, 23 JUNI 2026
⏰ PK. 19.00 - 21.00 WIB
🎙️ Pembicara:
Handi Irawan D., MBA., M.Com.
Ketua BRC & CEO Frontier
Engeline Tjia Soesilo, STp, MM, MACM, MTh.
Praktisi dan Konsultan Marketing
Deddi Tedjakumara, Ph.D.
Bilangan Research Center
DAY 2: PEMBENTUKAN STEWARD DAN EKOSISTEM
🗓️ RABU, 24 JUNI 2026
⏰ PK. 19.00 - 21.00 WIB
🎙️ Pembicara:
Cemara A. Putra, M.MT
Peneliti BRC
Sutrisna Harjanto, Ph.D
Ketua STT Bandung
Johan Setiawan, S.Psi., MCM, M.Th.
Dosen Pemuridan & Misi STT Bandung
WAJIB DAFTAR DISINI:
🔗 https://bit.ly/BRC-FAITHATWORK
Target Peserta:
- Pimpinan Gereja / Majelis/Penatua
- Hamba Tuhan / Pendeta
- Pekerja dan Pengusaha Kristen
- Pimpinan dan Dosen STT
Informasi (CHAT WA ONLY):
085122777737 (BRC OFFICIAL)
Salam,
TIM BRC
16/06/2026
Seringkali Gen Z disangka mencari gereja yang lebih modern, lebih kreatif, atau lebih “keren.” Tetapi data menunjukkan bahwa yang paling mereka cari justru yang lebih dasar, yaitu komunitas yang hangat dan peduli. Yang dicari ternyata bukan hanya gaya, tetapi rasa diterima.
15/06/2026
Banyak anak muda yang datang ke gereja tidak menemukan persahabatan di dalam gereja. Data ini mengajak Gereja bertanya, ”Apakah kita sudah menjadi komunitas yang membuat Gen Z merasa dikenal dan terhubung?"
11/06/2026
Ketika Gen Z mulai menjauh, Gereja seringkali cepat memberi label, ”malas”, ”kurang komitmen”, ”terlalu sibuk”. Tapi, data menunjukkan ada luka relasi, kurangnya rasa aman, kepemimpinan yang tidak kredibel, dan ibadah yang tidak lagi menyentuh.
Coba diskusikan, alasan mana yang sedang terjadi di komunitasmu?
09/06/2026
Di tengah dunia yang semakin terkoneksi, banyak orang—terutama generasi muda—justru bergumul dengan kesepian.
Data BRC menunjukkan bahwa ketika komunitas gereja hadir mengelilingi seseorang pada momen-momen penting kehidupannya, rasa memiliki dan kepedulian timbal balik akan bertumbuh. Kehadiran seperti inilah yang mencerminkan kasih Tuhan sekaligus membantu menjawab jeritan kesepian yang banyak dialami generasi saat ini.
Apakah gereja kita sudah menjadi tempat orang mencari jawaban ketika mereka membutuhkan pertolongan?
08/06/2026
Data BRC menunjukkan bahwa salah satu cara paling efektif untuk memperkuat relasi dalam komunitas adalah dengan menunjukkan kepedulian dan dukungan, baik ketika seseorang sedang mengalami sukacita maupun menghadapi masa-masa yang sulit.
Ketika gereja hadir dalam setiap musim kehidupan anggotanya, relasi yang terbentuk tidak lagi sekadar hubungan antar jemaat, tetapi menjadi ikatan yang saling menguatkan dan menumbuhkan.
Apakah komunitas kita dikenal karena kepedulian yang dirasakan oleh setiap orang di dalamnya?
19/05/2026
Bagi Gen Z, media sosial bukan sekadar hiburan, tetapi sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari mereka. Bahkan sejak tahun 2018, riset BRC mencatat bahwa 38,3% generasi muda sudah aktif menggunakan internet dan media sosial secara intens. Media sosial bukan hanya tempat mencari informasi, tetapi juga ruang untuk berinteraksi, membangun identitas, dan menemukan komunitas sehingga memiliki pengaruh besar terhadap cara mereka berpikir, merasa, dan bertumbuh.
Apakah gereja dan komunitas mulai melihat fenomena ini sebagai ruang untuk membangun relasi dan menjangkau generasi ini? Yuk mulai memahami bagaimana Gen Z hidup di era digital agar gereja tetap relevan bagi mereka.
18/05/2026
Kenapa Gen Z terlihat lebih bebas dan mandiri dibanding generasi sebelumnya? Data BRC menunjukkan bahwa Gen Z tumbuh sebagai generasi yang sangat dekat dengan teknologi dan akses informasi tanpa batas.
Tanpa bantuan perantara seperti perpustakaan, guru, atau toko buku, mereka dapat mencari informasi, menemukan berbagai sudut pandang, bahkan mengambil keputusan hanya melalui Google atau AI. Karena itu, Gen Z tumbuh menjadi generasi yang lebih mandiri, cepat belajar, dan terbiasa mencari jawaban sendiri.
Namun kemudahan ini juga membawa tantangan baru. Di tengah banjir informasi dan berbagai narasi yang terus muncul, Gen Z membutuhkan kemampuan untuk memilah, memahami, dan menemukan arah yang benar dalam hidup mereka.
Apakah gereja dan komunitas sudah benar-benar memahami bagaimana Gen Z belajar, mencari jawaban, dan membangun imannya di era digital ini? Yuk mulai membangun relasi dan pendampingan yang lebih relevan bagi generasi ini.