01/05/2026
Setiap tanggal 2 Mei, seluruh bangsa Indonesia memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) sebagai momentum penting untuk mengenang perjuangan dalam dunia pendidikan serta meningkatkan semangat belajar dan mengajar.
Peringatan ini tidak bisa dilepaskan dari sosok besar Ki Hajar Dewantara, tokoh yang berjasa besar dalam meletakkan dasar pendidikan di Indonesia. Hari kelahiran beliau, yaitu 2 Mei 1889 di Pakualaman, kemudian ditetapkan sebagai Hari Pendidikan Nasional.
Ki Hajar Dewantara yang memiliki nama asli Raden Mas Soewardi Soerjaningrat dikenal sebagai pelopor pendidikan yang memperjuangkan hak belajar bagi seluruh rakyat Indonesia tanpa memandang status sosial. Pada tahun 1922, beliau mendirikan lembaga pendidikan Perguruan Nasional Tamansiswa, yang menjadi tonggak penting dalam perkembangan pendidikan nasional.
Salah satu warisan terbesar beliau adalah semboyan pendidikan yang hingga kini masih digunakan, yaitu:
“Ing Ngarso Sung Tulodho, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani.”
Maknanya sangat mendalam:
•Ing Ngarso Sung Tulodho: Di depan memberi teladan
•Ing Madyo Mangun Karso: Di tengah membangun semangat
•Tut Wuri Handayani: Di belakang memberi dorongan
Semboyan ini menjadi dasar dalam dunia pendidikan, termasuk di lingkungan sekolah seperti SMK Al-Ishlahuddiny, dalam membentuk karakter siswa yang unggul, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Atas jasa-jasanya, Ki Hajar Dewantara pernah menjabat sebagai Menteri Pengajaran pertama Republik Indonesia serta dianugerahi gelar kehormatan dari Universitas Gadjah Mada. Beliau wafat pada 26 April 1959 di Yogyakarta, namun semangat dan perjuangannya terus hidup hingga saat ini.
---
01/05/2026
16/04/2026
13/04/2026
13/04/2026
13/04/2026
19/03/2026