30/04/2020
Do'a Kami di Pagi yang cerah ini,
Ya Allah Angkatlah Wabah ( Covid-19 ) ini dari muka Bumi ini...
Aamiin Allahumma'aamiin...
TETEBATU - LOMBOK TIMUR
30/04/2020
Do'a Kami di Pagi yang cerah ini,
Ya Allah Angkatlah Wabah ( Covid-19 ) ini dari muka Bumi ini...
Aamiin Allahumma'aamiin...
Siapa yang Sabar Menghadapi Masalah, Maka Nanti Akan Allah Berikan Kebahagiaan
🍀
Untukmu yang sedang dalam masalah, ntah itu besar atau kecil, semoga kamu selalu dikuatkan untuk menghadapi masalahmu, semoga kamu selalu disabarkan menghadapi semuanya.
Sungguh siapa yang sabar menghadapi masalah, maka nanti akan Allah berikan kebahagiaan yang luar biasa.
Saat kau kesulitan
Kau berkeluh kesah pada-Nya
Kau menangis dihadapan-Nya
Kau memohon pada-Nya
Sungguh, Allah memang Maha Mendengar setiap doa hamba-Nya
Namun saat semua telah terwujud
Kau melupakan-Nya
Kau menghiraukan-Nya
Kau melalaikan perintah-Nya
Kau tak mensyukuri pemberian-Nya
Sungguh, Allah memang Maha Melihat.
DIA hanya menyaksikan seberapa bersyukurnya mereka,dengan segala yang telah Allah titipkan untuk mereka
Ketika kembali masa sulitmu
Kau kembali lagi kehadapan-Nya
Kau kembali memohon pada-Nya
Dan kau kembali berkeluh kesah pada-Nya
Sungguh, Allah tak akan pernah lelah untuk mendengarkan doa hambanya
Namun jangan salahkan Allah
Jika beribu doamu tak terkabul
Jika susahmu bertahan lama
Jika bebanmu tak meringan
Salahkan dirimu sendiri
Dan pertanyakan dirimu,kemana keperdulianmu terhadap-Nya saat hidupmu bahagia?
Silahkan LIKE & SHARE jika dirasa bermanfaat..
Mukjizat Sholat Dan Doa Dahsyatnya Doa
13/07/2017
Mimin bertanya dan kalian menjawab.😁 Ganti menu lain biar ga bosan! 😁
Mimin akan kasih hadiah etoll MCI buat 3 jawaban dan ulasan terbaik dan masukannya!
Pertanyaannya adalah, wacana Pemerintah Indonesia Presiden Joko Widodo memindahkan ibukota Jakarta ke Palangkaraya apakah kalian setuju? Apa dampak positif dan negatifnya? Dan siapakah dari kalian yang tinggal di Palangkaraya atau sekitarnya? Karena Mimin mau belanja tanah disana! 😁 Mimin mau berpartisipasi membangun Indonesia 😁
Ingat ada 3 pertanyaan ya!
Happy diskusi bersama Mimin! 😁
Ow baru masuk ya???
Selamat brgabung di MA.Nurussalam
11/07/2017
Merinding
Itu.. serius anak SD?
Kok bisa.. 😢😢
Sesudah jumatan aku masih duduk di teras mesjid di salah satu kompleks sekolah. Jamaah mesjid sudah sepi, bubar masing-masing dengan kesibukannya.
Seorang nenek tua menawarkan dagangannya, kue traditional. Satu plastik harganya lima ribu rupiah. Aku sebetulnya tidak berminat, tetapi karena kasihan aku beli satu plastik.
Si nenek penjual kue terlihat letih dan duduk di teras mesjid tak jauh dariku. Kulihat masih banyak dagangannya. Tak lama kulihat seorang anak lelaki dari komplek sekolah itu mendatangi si nenek. Aku perkirakan bocah itu baru murid kelas satu atau dua.
Dialognya dengan si nenek jelas terdengar dari tempat aku duduk.
“Berapa harganya Nek?”
“Satu plastik kue Lima ribu, nak”, jawab si nenek.
Anak kecil itu mengeluarkan uang lima puluh ribuan dari kantongnya dan berkata :
“Saya beli 10 plastik, ini uangnya, tapi buat Nenek aja kuenya kan bisa dijual lagi.”
Si nenek jelas sekali terlihat berbinar2 matanya :
“Ya Allah terima ksh bnyk Nak. Alhamdulillah ya Allah kabulkan doa saya utk beli obat cucu yg lagi sakit.” Si nenek langsung jalan.
Refleks aku panggil anak lelaki itu.
“Siapa namamu ? Kelas berapa?”
“Nama saya Radit, kelas 2, pak”, jawabnya sopan.
“Uang jajan kamu sehari lima puluh ribu?'”
” Oh .. tidak Pak, saya dikasih uang jajan sama papa sepuluh ribu sehari. Tapi saya tidak pernah jajan, karena saya juga bawa bekal makanan dari rumah.”
“Jadi yang kamu kasih ke nenek tadi tabungan uang jajan kamu sejak hari senin?”, tanyaku semakin tertarik.
“Betul Pak, jadi setiap jumat saya bisa sedekah Lima puluh ribu rupiah. Dan sesudah itu saya selalu berdoa agar Allah berikan pahalanya untuk ibu saya yang sudah meninggal. Saya pernah mendengar ceramah ada seorang ibu yang Allah ampuni dan selamatkan dari api neraka karena anaknya bersedekah sepotong roti, Pak”, anak SD itu berbicara dengan fasihnya.
Aku pegang bahu anak itu :
” Sejak kapan ibumu meninggal, Radit?”
“Ketika saya masih TK, pak”
Tak terasa air mataku menetes :
“Hatimu jauh lebih mulia dari aku Radit, ini aku ganti uang kamu yg Lima puluh ribu tadi ya…”, kataku sambil menyerahkan selembar uang lima puluh ribuan ke tangannya.
Tapi dengan sopan Radit menolaknya dan berkata :
“Terima kasih banyak, Pak… Tapi untuk keperluan bapak aja, saya masih anak kecil tidak punya tanggungan… Tapi bapa punya keluarga…. Saya pamit balik ke kelas Pak”.
Radit menyalami tanganku dan menciumnya.
“Allah menjagamu, nak ..”, jawabku lirih.
Aku pun beranjak pergi, tidak jauh dari situ kulihat si nenek penjual kue ada di sebuah apotik. Bergegas aku kesana, kulihat si nenek akan membayar obat yang dibelinya.
Aku bertanya kepada kasir berapa harga obatnya. Kasir menjawab : ” Empat puluh ribu rupiah..”
Aku serahkan uang yang ditolak anak tadi ke kasir : ” Ini saya yang bayar… Kembaliannya berikan kepada si nenek ini..”
“Ya Allah.. Pak…”
Belum sempat si nenek berterima kasih, aku sudah bergegas meninggalkan apotik… Aku bergegas menuju Pandeglang menyusul teman-teman yang sedang keliling dakwah disana.
Dalam hati aku berdoa semoga Allah terima sedekahku dan ampuni kedua orang tuaku serta putri tercintaku yang sudah pergi mendahuluiku kembali kepada Allah.
Sahabat ada kalanya seorang ank lebih jujur dri pada orang dewasa,ajrkan lah ank2 kita dri dini tindakan nyata yg bukan teori semata.
Kisah ini dari hamba Alloh.
Silahkan di share sahabat
SHARE AJA….
Boleh di share biar lebih bermanfaat buat orang banyak, kalo pelit di simpen sendiri juga gak apa apa =D
Rasulullah S.A.W bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)
Silahkan Klik Like dan Bagikan di halamanmu agar kamu dan teman-temanmu senantiasa istiqomah dan bisa meningkatkan ketakwaannya kepada ALLAH SWT.
Ya ALLAH...
✔ Muliakanlah orang yang membaca dan membagikan status ini
✔ Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid
✔ Lapangkanlah hatinya
✔ Bahagiakanlah keluarganya
✔ Luaskan rezekinya seluas lautan
✔ Mudahkan segala urusannya
✔ Kabulkan cita-citanya
✔ Jauhkan dari segala Musibah
✔ Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar.
✔ Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang
membaca dan membagikan status ini.
Aamiin ya Rabbal'alamin
________________
Invite Pin: D2274C19 Ustadzah Husnul Khatimah
-------------------------------
Gabung di FP Ustad Felix Yasin Green
---------------------------------------------
NB: JIKA ANDA MENDUKUNG PERJUANGAN DAKWAH FANSPAGE INI, KAMI MINTA DO'ANYA & BANTU SHARE POSTINGAN INI BIAR SEMAKIN BANYAK YANG BISA MEMETIK MANFAAT... DAN SEMOGA BEKAL AMAL JARIYAH BAGI ANDA... AAMIIN…!!!
-
-
-
SHARE = DAKWAH = PAHALA
www.income-syariah.com/?id=rithoo
-
NUMPANG BAGI2 REZEKI…
LOWONGAN KERJA..!!!
TERBUKTI: Modal 50rb, penghasilan sampai 6jt/bln. Segera daftar, info lebih lanjut
klik disini : ===> http://www.jadi-boss.com/?id=Si_Boss
20/06/2017
Adab Para Pencari Ilmu |
agupena.or.id
Jun 1, 2017 6:24 PM

Dalam menjalani kehidupan di dunia ini kita tidak bisa asal-asalan jika kehidupan kita ingin sukses dunia dan akhirat. Perlu adanya bekal dalam menjalani kehidupan ini. Salah satu bekalnya adalah ilmu, dan ilmu itu bisa diperoleh dengan proses belajar, baik secara formal maupun non formal. Ilmu menjadi faktor yang penting karena ilmu adalah salah satu perantara untuk bertaqwa. Dengan predikat taqwa inilah manusia mendapatkan kedudukan mulia disisi Allah, karena yang dinilai oleh bukan bagusnya rupa ataupun banyaknya harta, melainkan ketaqwaannya. Dalam surat Al Mujadalah, Allah berfirman : “Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat (QS. Al-Mujadalah : 11).
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda : “Barangsiapa yang menempuh suatu perjalanan dalam rangka untuk menuntut ilmu maka Allah akan mudahkan baginya jalan ke surga. Tidaklah berkumpul suatu kaum disalah satu masjid diantara masjid-masjid Allah, mereka membaca Kitabullah serta saling mempelajarinya kecuali akan turun kepada mereka ketenangan dan rahmat serta diliputi oleh para malaikat. Allah menyebut-nyebut mereka dihadapan para malaikat” (HR. Muslim). Muhammad bin Al-Hasan bin Abdullah dalam syairnya, menyatakan bahwa :“Belajarlah! Sebab ilmu adalah penghias bagi pemiliknya. dia perlebihan, dan pertandasegala pujian, Jadikan hari-harimu untuk menambah ilmu. Dan berenanglah di lautan ilmuyang berguna.”
Semangat mencari ilmu harus selalu membara. Dalam mencari ilmu pun harus senantiasa bersungguh-sungguh, agar ilmu yang di dapat bisa bermanfaat, yakni berupa pengalaman dari ilmu tersebut dan menyebarkannya. Namun, terkadang banyak kita alami dan jumpai ilmu yang kita peroleh jauh dari manfaat. Mengapa bisa seperti itu ?. Bisa jadi dikarenakan caramenuntut ilmu kita yang selama ini salah dan syarat-syarat menuntut ilmu serta adabnyakita tinggalkan.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menuntut ilmu, yakni :
Niat yang baik
Dari Umar radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,“Amal itu tergantung dari niatnya dan seseorang mendapatkan sesuai dengan niatnya. Barangsiapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, dan barang sipa hijrahnya karena dunia atau karena wanita yang hendak dinikahinya, maka hijrahnya sesuai kemana ia hijrah”. (HR. Bukhari dan Muslim).
Sabar dan tabah dalam belajar
Sabar dan tabah adalah pangkal keutamaan dalam segala hal, tetapi jarang yang bisamelakukannya. Allah berfirman, “Dan sesungguhnya Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang sabar dengan pahala yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan” (QS. An-Nahl : 96). Sebaiknyapara pelajar mempunyai hatitabah dan sabar dalam belajar kepada sang guru,dalam mempelajari suatu kitab (ilmu) jangansampai ditinggalkan sebelum sempurna dipelajari. Dalam satu bidang ilmu juga jangan sampai berpindah bidang lain sebelum memahaminya secara menyeluruh, dan juga dalam tempat belajarjangan sampai berpindah ke tempat lain kecuali karena terpaksa. Kalau hal ini di langgar, dapat membuat urusan jadi kacau balau, hati tidak tenang, waktupun terbuang dan bisa melukaihati sang guru.
Memuliakan ilmu dan guru
Seorang pelajar tidak akan memperoleh kesuksesan ilmu dan tidak p**a ilmunyadapat bermanfaat, selain jika mau mengagungkan ilmu itu sendiri, ahli ilmu, danmenghormati keagungan gurunya. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda : “Tidak termasuk golongan kami orang yang tidak memuliakan yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda serta yang tidak mengerti (hak) orang yang berilmu (agar diutamakan pandangannya)” (HR. Ahmad). Dalam Al-Qur’an disebutkan,“Khidir berkata, jika engkau mengikuti maka janganlah engkau menanyakanku tentang sesuatu apapun, sampai aku menerangkannya” (QS. Al Kahfi : 70). Diriwayatkan oleh Imam al-Baihaqi rahimahullah, Umar bin al-Khatab radhiallahu ‘anhu mengatakan : awadhu’lah kalian terhadap orang yang mengajari kalian”.
Bersungguh-sungguh dan kontinu
Pelajar harus bersungguh hati dalam belajar serta kontinu (terus menerus) dalam menuntut ilmu. Allah berfirman, “Dan Orang-orang yang mencari keridhaan Kami, niscaya Kami tunjukkan mereka kepada jalan-jalan Kami” (QS. Al-Ankabut : 69). Pepatah arab mengatakan “Man Jadda Wa Jada”(Barangsiapa bersungguh-sungguh, maka pasti akan berhasil). Selain sikap bersungguh-sungguh, seorang pelajar harus dengan kontinu sanggup dan mengulangi pelajaran yangtelah lewat. Hal itu bisa dilakukan pada awal waktu malam, akhir waktu malam.
Wara’
Wara’ secara sederhana berarti meninggalkan perkara haram dan syubhat. Para ulama seringkali memaksudkan wara’adalah meninggalkan perkara syubhat dan perkara mubah yang berlebih-lebihan, juga meninggalkan perkara yang samar hukumnya. Keutamaan ilmu lebih baik dari keutamaan ibadah. Sebaik-baiknya agama kalian adalah wara’. (HR. ath-Thabrani dan al-Bazzar. al-Mundziri berkata, “hadist ini sanadnya hasan”).Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam pernah menyampaikan nasihat kepada Abu Hurairah, Wahai Abu Hurairah, jadilah orang yang wara’, maka engkau akan menjadi sebaik-baiknya ahli ibadah. Jadilah orang yang qona’ah (selalu merasa cukup dengan pemberian Allah), maka engkau akan menjadi orang yang benar-benar bersyukur. Sukailah sesuatu pada manusia sebagaimana engkau sukai jika ia ada pada dirimu sendiri, maka engkau akan menjadi seorang mukmin yang baik. Berbuat baiklah pada tetanggamu, maka engkau akan menjadi muslim sejati. Kurangilah banyak tertawa karena banyak tertawa dapat mematikan hati”. (HR. Ibnu Majah no. 4217).
Maka, sebagai seorang pelajar kita harus berupaya dengan sekuat tenaga agar sikap dan adab di atas bisa kita lakukan sehingga Allah akan mempermudah urusan kita dalam mencari ilmu dan kemanfaatan ilmu yang kita pelajari bisa dirasakan oleh banyak orang dan diridhoi oleh Allah SWT.