20/01/2024
"Benjamin Franklin, seorang tokoh penting Amerika pernah berkata 'Segala sesuatu yang diawali dengan kemarahan, akan berakhir dengan rasa malu', bukan ke-malu-an ya," ucap Jariye kepada Amaq Kayyun ketika ngopi sambil menikmati irama lagu tahun 40-an
"Maka awali setidaknya dengan menikmati kopi dan irama syahdu," ucap Amaq Kayyun.
☕
Beginilah salah satu tayangan dengan kategori perkara tidak mudah
17/01/2024
Videotron adalah media yang menayangkan video dengan Light-Emitting Diodes (LED)
"Jaman dulu itu ada juga Videotron, ya videotron jaman dulu lah," ucap Amaq Kayyun kepada Jariye
"ngeremon aja Amaq ini, ini kan teknologi jaman sekarang," ucap Jariye memberikan bantahan.
"ya,tapi cikal bakal videotron hari ini kan gk lepas juga dari teknologi masa lalu. Ada pengembangan²," jawab Amaq Kayyun.
"Tapi ngomong², nanti malem katanya ada layar tancep di lapangan kelurahan. Nonton yuks, itung² nostalgi(l)a," ucap Jariye mengajak Amaq Kayyun.
"Katanya gk jadi, Layar_Tancep-nya udah diturunin," ucap Amaq Kayyun menanggapi.
"Lho,kok gitu?" tanya Jariye
"nah, gk tau (malu)," jawab Amaq Kayyun singkat sambil nyengir.
14/01/2024
Sustainable nerasal dari kata dalam bahasa Inggris yaitu sustain (berlanjut) dan able/ability (kemampuan), merupakan kemampuan untuk hidup dan berkembang tanpa menghabiskan sumber daya alam untuk masa depan. Keberlanjutan terhadap kebutuhan generasi saat ini tanpa mengorbankan kebutuhan generasi mendatang, sembari menjamin keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, kepedulian lingkungan dan kesejahteraan sosial.
"seperti buah simalakama juga istilah keberlanjutan ini. Dia akan menjadi penuh manfaat jika orang² memeperhatikan aspek² penting yang terkait dengannya," ucap Amaq Kayyun pagi ini.
"aspek apa saja?" tanya Jariye iseng sambil menikmati segelas kopi.
"Aspek lingkungan, ekonomi dan sosial. Setidaknya ketiga aspek ini harus berjalan beriringan, selaras dan seimbang," jawab Amaq Kayyun.
"Contoh sederhana, ketika kita akan membangun sebuah pabrik, pertimbangkan dulu apakah lingkungannya akan tetap aman terjaga kemudian masyarakat mendapat manfaat apa dan terjaminkah pemerataan ekonomi bagi masyarakat sekitar,"
"Jika salah satunya tak terpenuhi maka istilah keberlanjutan itu pasti akan timpang," ucapnya menjelaskan.
"tadi katanya seperti buah simalakama, itu maksudnya apa?" tanya Jariye lagi dengan nada sedikit serius.
"Ya dalam kenyataannya, tidak sedikit orang dengan menggunakan tameng keberlanjutan tapi justru berbuat hanya untuk memenuhi kebutuhan dan kepentingan dirinya, keluarganya, kroni² dan kelompoknya saja,"
"Jadi selain minimal 3 aspek tadi, ada satu hal yang harus menjadi pondasi kuat bahwa manusia itu kodratnya adalah sebagai makhluk sosial yang perlu interaksi kepada manusia lain dan juga lingkungan. Jadi bukan makhluk sok-sial yang merasa terzolimi dan teraniaya," jawab Amaq Kayyun.
"hmmm gitu ya," gumam Jariye.
"ya, dan ingat tidak ada sesuatu yang benar² kok. Sesuatu yang kita anggap canggih dan modern hari ini, pada dasarnya sudah ada cikal bakal-nya dulu. Hanya saja hari ini mengalami penyesuaian² dengan situasi dan kondisi serta kebutuhan pada zaman ini," ucap Amaq Kayyun sembari menghabiskan kopinya.
Cikal bakal pesbuk
14/01/2024
Perbedaan itu adalah rahmat
Perbedaan itu sesungguhnya adalah rahmat Allah. Tidak terbayangkan jika didunia ini hanya ada satu jenis warna saja; putih misalnya, atau Allah mencipta laki-laki saja tanpa wanita. Begitu p**a dengan perbedaan kepemilikan harta; agar si kaya dapat berbagi kepada si miskin. Bahkan perbedaan pendapat dan pemikiran juga merupakan rahmat yang begitu besar agar orang yang lebih banyak mengetahui dapat berbagi ilmu kepada orang yang lebih sedikit mengetahui tentang perkara apa saja. Sehingga kita tidak membabi-buta untuk menafsirkan sebuah perkara yang belum jelas kebenarannya. Bersikap baik sangka dan melakukan tabayyun untuk mencari klarifikasi atas sebuah perkara adalah sikap yang utama dan lebih baik. Bukan malah sebaliknya, menyebar berita yang tidak jelas kebenarannya untuk merendahkan yang lain.
Allah ta’ala berfirman dalam Al-Qur’an Surat Al-Hujurat ayat 12, agar orang-orang beriman menjauhi prasangka karena sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa, dan dilarang untuk mencari-cari kesalahan orang lain, serta larangan dari perbuatan menggunjing sebagaian yang lain. Ayat tersebut jelas mengisyaratkan kita agar menjaga hati dari prasangka-prasangka yang tidak jelas kebenarnnya, menjaga diri dari mencari-cari kesalahan orang lain dan larangan untuk menggunjing. Hoax yang banyak beredar akhir-akhir ini jelas bernilai melanggar ketiga larangan tersebut atau salah satunya.
Manusia beserta aksesoris yang disandangnya diciptakan tidak ada yang sama, meskipun saudara kembar sekalipun. Bukan karena Allah tidak dapat mencipta sesuatu yang sama persis, justru karena Allah Maha Kuasa mencipta sesuatu yang unik antara satu dengan lainnya. Tentu tidak sama dengan hasil karya manusia yang membuat sesuatu sama persis antara satu dengan lainnya. Karena perbedaan-perbedaan ini, maka dunia yang kita tempati menjadi tempat yang menyenangkan dan penuh warna. Jika kita tidak menyadari atau bahkan tidak mau mengakuinya, itu yang menjadi sebab dunia ini menjadi menakutkan dan berwarna kelam.
Dalam Al-Qur’an surat Al-Hujurat ayat 13, Allah berfirman: “Hai manusia! Sungguh, Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan kemudian menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal. Sungguh, orang yang paling mulia di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh Allah Maha Mengetahui, Maha Teliti” (QS. Al-Hujurat:13). Ayat tersebut jelas mengisyaratkan kepada kita bahwa sejatinya manusia itu tercipta berbeda, tentu dengan segala aksesoris yang disandangnya. Allah ta’ala sesungguhnya tidak memandang perbedaan tersebut, Allah tidak memandang kaya atau miskin, perbedaan warna kulit, perbedaan suku dan bangsa. Di awal ayat, Allah menggunakan “Hai manusia” bukan “Hai orang yang beriman”, pada kenyataannya manusia hari ini tidak memiliki keyakinan yang satu.
Apakah perbedaan pendapat satu orang dengan lainnya menjadikan perbedaan pada tingkat takwa-nya terhadap Allah? Sungguh, hanya Allah jua yang Maha Mengetahui. Para Imam mazhab yang hasil pemikirannya menjadi rujukan hukum syariat atau hukum fiqh, tidak luput dari perbedaan pendapat dalam menentukan hukum masing-masing perkara. Perbedaan pendapat para imam mazhab tersebut dipengaruhi oleh situasi, kondisi, lingkungan dan kebiasaan masyarakat, tapi kenyataannya mereka (para imam/ulama) saling menghormati dengan perasaan takzim masing-masing pendapat yang lain. Tidak langsung menyatakan klaim bahwa pendapatnya adalah yang lebih baik atau terbaik dari yang lain.
Wallohua’lam bishawab
13/01/2024
Fait Accompli (fetakompli) pertama kali muncul pada tahun 1845, merupakan ungkapan bahasa Perancis yang berarti “sudah dilakukan”.
"ini merupakan sebuah kondisi dimana komunikan menyampaikan keinginannya dengan unsur paksaan," ucap Amaq Kayyun.
"maksudnya?" tanya Jariye.
"Contohnya gini, seperti kamu yang patuhi perintah ustat Alek, padahal kamu gk setuju melakukannya," jawab Amaq Kayyun.
"hmmm, belum ngerti," ucap Jariye nyengir.
"kayak kalimatnya,'kalau kamu gk patuhi saya berarti kamu bodoh' dan kamu nurut aja padahal dallam hati kamu d**gkol," ucap Amaq Kayyun mencoba menjelaskan.
"kamu bilang sami'na wa athoqna di lidah padahal dalam hati kamu gk setuju tapi kamu patuh aja larena gk mau disebut ndk taat,"
"lain di lisan lain di hati, pantes aja ilmu-mu ndk berkah, ndk manfaat," ucap Amaq Kayyun nuengir.
Desain WC untuk peserta Diskusi berjilid² atau Debat di luar jadwal.
13/01/2024
Tidak ada yang benar² memahami satu dengan yang lain.
Setiap orang memahami sesuatu berdasarkan pemahamannya sendiri tentang sesuatu.
Meskipun kita berkata bahwa kita memahami penjelasan orang lain. Belum tentu pemahaman kita sama persis seperti apa yang diinginkan penutur.
Pemahaman kita mungkin mirip atau saling mendekati dalam pemaknaan tapi sesungguhnya tak ada yang benar² sama.
Jadi tak perlu terlalu khawatir ketika orang lain tidak memahami kita secara utuh.
Life is simple, as simple as just