05/06/2026
Belajar Merapikan Sendal Berarti Belajar Merapikan Pola Pikir
Saat rombongan kami berkunjung ke TK Fuji di Tokyo, kami mendapat kesempatan istimewa: menyaksikan video singkat tentang kegiatan sekolah tersebut, serta mendengarkan presentasi langsung dari Kepala Sekolah.
Dalam salah satu video yang diputar, tampak anak-anak TK sedang berlatih menyusun dan merapikan slippers (sandal dalam ruangan) dengan sangat tertib. Mereka belajar meletakkan sandal tepat mengikuti garis pola yang tersedia. Jika letaknya terlihat miring atau keluar dari garis, anak diminta memperbaikinya hingga posisinya pas.
Latihan sederhana ini diajarkan setiap hari secara konsisten.
Setelah selesai menggunakan sandal di kelas maupun di kamar mandi, anak-anak wajib menata dan merapikannya kembali. Bila diketahui ada yang masih diletakkan sembarangan atau berantakan, siswa yang bersangkutan akan dipanggil untuk membetulkannya.
Pak Kato, Kepala Sekolah TK Fuji, menjelaskan, "Anak-anak kami biasakan melakukan itu setiap hari agar menjadi budaya. Kami yakin kebiasaan ini berpengaruh besar dalam membentuk pola pikir yang rapi pada diri anak-anak."
---
Bapak dan Ibu guru, Kepala TK, SD, SMP, pengasuh pondok pesantren, dosen, direktur, peneliti di lembaga riset dan pengembangan, serta masyarakat umum, mari bergabung bersama kami dalam program International School Visit to Tokyo pada 01–07 Nopember 2026.
Informasi lengkap dapat menghubungi:
Ibu Endah – 08115831414
Ustad Habibi – 082179959954
Adi – 081330788222
03/06/2026
Ke Perpustakaan untuk Numpang Tidur? Boleh Kok!
Ketika ke Australia, kunjungan wajib bagi kami adalah Victoria State Library. Ini adalah perpustakaan milik Negara Bagian Victoria. Tempat ini tidak hanya sebagai tempat menyimpan buku, tapi tempat bagi masyarakat luas, dari anak-anak hingga lansia, dari pencari referensi, penikmat buku hingga mereka yang sekadar ingin menyepi.
Akses masuknya gratis. Tidak ada kartu khusus, tidak ada biaya masuk.
Pengunjung bebas sekadar membaca, mencari referensi, membuka laptop, berselancar di internet, atau bahkan numpang tidur di sofa.
Mau foto-foto, buat konten, lihat pameran, atau bengong menikmati suasana? Juga boleh. Fasilitas perpustakaan ini lengkap. Ia memiliki galery lukisan, museum, ruang seminar, untuk pernikahan, untuk meeting, bahkan untuk pesta juga ada.
Bagian paling ikonik adalah La Trobe Reading Room, ruang baca megah dengan kubah tinggi dan suasana yang memberikan kenyamanan membaca. Tidak ada batasan membaca buku apa pun, selama anda betah dan kursi masih tersedia.
Dari sini ada inspirasi yang kita ambil, yaitu jika sebuah negara ingin masyarakatnya terdidik, maka perpustakaan harus menjadikan pusat pengetahuan yang menarik, ramah, dan terbuka untuk semua kalangan.
Yuk, Bapak dan Ibu guru, pemilik sekolah, Kepala Sekolah, Dosen, Direktur Sekolah, Pendidik, dan Masyarakat umum.
Bergabunglah bersama kami dalam program International School Visit ke Australia pada tanggal 16–24 Agustus 2026.
Kunjungi langsung Victoria State Library dan berbagai institusi pendidikan di Australia. Dapatkan inspirasi untuk mengubah cara kita memandang perpustakaan, pendidikan, dan ruang publik.
Jangan sampai ketinggalan! Daftarkan diri Anda sekarang juga.�Silakan pelajari proposal lengkapnya, dan ajukan pertanyaan sejelas-jelasnya ke nomor:�📞 081330788222 (Adi)
31/05/2026
Belajar Merapikan Sendal Berarti Belajar Merapikan Pola Pikir
Saat rombongan kami berkunjung ke TK Fuji di Tokyo, kami mendapat kesempatan istimewa: menyaksikan video singkat tentang kegiatan sekolah tersebut, serta mendengarkan presentasi langsung dari Kepala Sekolah.
Dalam salah satu video yang diputar, tampak anak-anak TK sedang berlatih menyusun dan merapikan slippers (sandal dalam ruangan) dengan sangat tertib. Mereka belajar meletakkan sandal tepat mengikuti garis pola yang tersedia. Jika letaknya terlihat miring atau keluar dari garis, anak diminta memperbaikinya hingga posisinya pas.
Latihan sederhana ini diajarkan setiap hari secara konsisten.
Setelah selesai menggunakan sandal di kelas maupun di kamar mandi, anak-anak wajib menata dan merapikannya kembali. Bila diketahui ada yang masih diletakkan sembarangan atau berantakan, siswa yang bersangkutan akan dipanggil untuk membetulkannya.
Pak Kato, Kepala Sekolah TK Fuji, menjelaskan, "Anak-anak kami biasakan melakukan itu setiap hari agar menjadi budaya. Kami yakin kebiasaan ini berpengaruh besar dalam membentuk pola pikir yang rapi pada diri anak-anak."
---
Bapak dan Ibu guru, Kepala TK, SD, SMP, pengasuh pondok pesantren, dosen, direktur, peneliti di lembaga riset dan pengembangan, serta masyarakat umum, mari bergabung bersama kami dalam program International School Visit to Tokyo pada 11–17 Oktober 2026.
Informasi lengkap dapat menghubungi:
Ibu Endah – 08115831414
Ustad Habibi – 082179959954
Adi – 081330788222