SMP PGRI 6 Surabaya

SMP PGRI 6 Surabaya

Share

SMP PGRI 6 Surabaya adalah Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan Terletak Di JL. Bulak Rukem III no. 7 - 9 Kel. Wonokusumo Kec. Semampir

Photos from SMP PGRI 6 Surabaya's post 24/06/2026

Transformasi Digital Guru IPA:
MKKS SMP Swasta Surabaya Utara dan universita KATOLIK WIDYA MANDALA Surabaya
Gelar Pelatihan STEM dan Arduino

Semangat inovasi pendidikan di Surabaya terus berdenyut. Pada Selasa (23/6/2026), Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Swasta Surabaya Utara bekerja sama dengan Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) sukses menyelenggarakan kegiatan "Pelatihan STEM dan Pemrograman Arduino dalam Pembelajaran Inovatif Abad Ke-21 bagi Guru IPA SMP Swasta Surabaya Utara".
Kegiatan yang bertempat di Aula (Hall) SMP Barunawati, Surabaya ini dihadiri oleh para pendidik bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang antusias untuk meningkatkan kompetensi pengajaran di era digital. Acara ini menjadi momentum istimewa karena kehadiran dua tokoh kunci yang mendukung penuh kemajuan pendidikan di Kota Pahlawan. Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya hadir untuk memberikan arahan mengenai pentingnya adaptasi teknologi dalam kurikulum merdeka, sementara Rektor Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya hadir langsung sebagai bentuk komitmen akademisi dalam mendukung peningkatan kualitas pengajaran di tingkat menengah.
Dalam sambutannya, Rektor UKWMS menekankan bahwa kolaborasi antara universitas dan guru di sekolah merupakan kunci untuk menjembatani kesenjangan antara teori akademik dan praktik di lapangan. Beliau berharap bahwa pelatihan ini tidak hanya berhenti pada penguasaan teknis, tetapi juga menanamkan pola pikir (mindset) inovatif bagi guru-guru IPA. Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya memberikan apresiasi tinggi kepada MKKS SMP Swasta Surabaya Utara. Beliau menegaskan bahwa penguasaan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) dan dasar-dasar pemrograman seperti Arduino adalah modal vital bagi siswa agar mampu bersaing di masa depan. Guru IPA yang melek teknologi diharapkan dapat menciptakan suasana kelas yang lebih interaktif, relevan, dan memikat bagi siswa.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta diajak untuk membedah potensi Arduino—sebuah perangkat mikrokontroler yang populer dalam dunia robotika—untuk diintegrasikan ke dalam materi IPA. Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada pengkodingan, tetapi juga bagaimana menerapkan metode problem-based learning berbasis STEM agar pembelajaran IPA tidak sekadar hafalan, melainkan eksplorasi nyata. "Tantangan terbesar guru saat ini adalah menjadikan materi sains terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa. Dengan Arduino, guru bisa membuat simulasi alat ukur suhu, pendeteksi kelembaban, hingga sistem otomatisasi sederhana yang sangat relevan dengan materi IPA," ujar salah satu instruktur dari tim UKWMS di sela-sela sesi praktik.
Kegiatan yang berlangsung seharian penuh di Hall SMP Barunawati ini ditutup dengan sesi penyusunan rancangan pembelajaran (RPP) inovatif yang akan diimplementasikan langsung di sekolah masing-masing. Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Sekaligus Kepala Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Yang Juga Alumni S2 MANAJEMEN PENDIDIKAN UNESA berharap kegiatan ini menjadi awal dari serangkaian pengembangan profesional berkelanjutan. Dengan dukungan dari Dispendik Surabaya dan mitra strategis seperti UKWMS, guru-guru di Surabaya Utara kini lebih percaya diri untuk mengawal transformasi pendidikan yang lebih inovatif, kreatif, dan berdampak bagi masa depan generasi muda.
Penulis
H.BANU ATMOKO,S.Pd , M.Pd
Kepala SMP PGRI 6 Surabaya , Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan Alumni Mahasiswa S2 RPL MANAJEMEN Pendidikan UNESA Kelas E

Email : [email protected]

NO HP 083857963098

Photos from SMP PGRI 6 Surabaya's post 17/06/2026

Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, SMP PGRI 6 Surabaya Gelar Doa Bersama
Hingga Apresiasi Pramuka Garuda

Menandai bergantinya tahun dalam kalender Islam, SMP PGRI 6 Surabaya (yang akrab dikenal sebagai Sekolah Inspirasi) menggelar serangkaian kegiatan religius dan penuh motivasi pada Hari Rabu 17/6/2026 . Perayaan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah /2026 ini berlangsung khidmat di halaman sekolah, diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan staf dengan penuh antusias.
Kegiatan ini didesain tidak hanya sebagai momen refleksi spiritual (hijrah), tetapi juga sebagai wadah apresiasi prestasi siswa dan pelestarian tradisi budaya Islam-Jawa.
Meningkatkan Spiritual dengan Yasin dan Rotib Al-Haddad
Acara dimulai sejak pagi hari dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an. Seluruh warga Sekolah Inspirasi duduk bersama dengan khusyuk untuk melaksanakan pembacaan Surat Yasin dan Rotib Al-Haddad secara berjamaah.
Gema zikir dan doa yang dipanjatkan bersama ini bertujuan untuk memohon perlindungan, keberkahan, serta keselamatan bagi seluruh keluarga besar SMP PGRI 6 Surabaya di tahun yang baru ini. Suasana religius begitu kental, membuktikan komitmen sekolah dalam membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia.
Apresiasi Prestasi: Pembagian Sertifikat Pramuka Garuda
Di tengah momentum perubahan tahun ini, Sekolah Inspirasi juga memberikan panggung kehormatan bagi para siswa berprestasi. Acara dilanjutkan dengan pembagian sertifikat Pramuka Garuda, tingkatan tertinggi dalam setiap golongan Pramuka.
Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kepala Sekolah kepada para penggalang yang telah dinyatakan lolos verifikasi dan menunjukkan dedikasi serta kecakapan yang luar biasa.
"Prestasi Pramuka Garuda ini adalah bukti nyata bahwa siswa SMP PGRI 6 Surabaya tidak hanya unggul secara spiritual, tetapi juga tangguh, berkarakter, dan siap menjadi pemimpin di masa depan," ujar Kepala SMP PGRI 6 Surabaya dalam sambutannya.
Tradisi Kebersamaan: Pembagian Bubur Merah Putih
Sebagai penutup acara sekaligus simbol rasa syukur, sekolah membagikan Bubur Merah Putih kepada seluruh siswa-siswi. Dalam tradisi Nusantara, bubur merah putih bukan sekadar hidangan biasa, melainkan simbol doa keselamatan, awal yang baru, serta keseimbangan hidup.
Para siswa tampak ceria dan menikmati sajian tradisional ini bersama-sama di area sekolah. Momen makan bersama ini berhasil mempererat rasa kekeluargaan dan kebersamaan antarsiswa maupun guru.
Perayaan Tahun Baru Islam 1448 H di SMP PGRI 6 Surabaya sukses memadukan unsur spiritual, apresiasi bakat, dan pelestarian budaya lokal. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh siswa-siswi Sekolah Inspirasi dapat mengawali tahun baru dengan semangat baru, meningkatkan ibadah, serta terus mengukir prestasi yang membanggakan.

Dalam Kesempatan ini Penulis yang juga Kepala Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekaligus Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Yang Juga Alumni S2 MANAJEMEN UNESA Menyampaikan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah! Semoga keberkahan selalu menyertai kita semua.
Penulis

H.BANU ATMOKO,S.Pd , M.Pd

Kepala SMP PGRI 6 Surabaya , Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan Alumni Mahasiswa S2 RPL MANAJEMEN Pendidikan UNESA Kelas E

Email : [email protected]

NO HP 083857963098

15/06/2026

"Setiap tahun baru membawa kesempatan untuk berhijrah—berpindah dari ketidaktahuan menuju cahaya ilmu, dari keraguan menuju keteguhan iman."

Ayah, Bunda, dan segenap masyarakat yang dirahmati Allah...

Pendidikan bukan sekadar mengejar nilai di atas kertas, melainkan perjalanan membentuk akhlak, mengasah potensi, dan menanamkan nilai-nilai islami di dalam jiwa anak-anak kita.

Di momentum Muharram yang suci ini, mari kita mulai langkah hijrah terbaik untuk masa depan putra-putri kita. Antarkan mereka ke gerbang masa depan yang gemilang bersama:

SMP PGRI 6 SURABAYA (Sekolah Inspirasi)
JL BULAK RUKEM III NO 7-9
RT 05 RW 05
KELURAHAN WONOKUSUMO KECAMATAN SEMAMPIR

Photos from SMP PGRI 6 Surabaya's post 12/06/2026

Menganyam Kreativitas dan Sains: Kelas 8 SMP PGRI 6 Surabaya Hadirkan Inovasi "Bantal Duduk Lesehan" Berbasis STEAM

Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya tiada hentinya menelurkan inovasi pembelajaran yang seru dan kontekstual. Kali ini, siswa-siswi kelas 8 menunjukkan taji kreatif mereka dalam mata pelajaran Seni Budaya. Bukan sekadar menggambar atau membuat pajangan, para siswa ditantang untuk menciptakan produk yang memiliki nilai guna tinggi sekaligus estetik: Bantal Duduk (Seat Cushion) Lesehan Kain. Menariknya, proyek ini tidak digarap dengan metode konvensional, melainkan mengintegrasikan pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, dan Mathematics). Yuk, kita intip bagaimana serunya proses belajar Arek-Arek Suroboyo ini!
Pembelajaran Seni Budaya di Sekolah Inspirasi selalu ditekankan pada pemecahan masalah di kehidupan nyata (problem-solving). Di era modern ini, budaya duduk lesehan saat belajar, berdiskusi, atau bersantai masih sangat lekat dengan kultur kita. Namun, duduk terlalu lama di lantai keras tentu tidak nyaman. Dari sinilah ide itu muncul. Siswa diajak untuk merancang dan memproduksi bantal duduk yang ergonomis, empuk, namun tetap memiliki nilai estetika tradisi maupun modern.
Bagaimana sebuah bantal duduk bisa mencakup lima elemen STEAM? Para siswa kelas 8 SMP PGRI 6 Surabaya membuktikannya melalui tahapan berikut:
1. Science (Sains)
Siswa mempelajari karakteristik materi atau bahan. Mereka Meneliti jenis-jenis kain yang nyaman di kulit (seperti katun atau kanvas) serta sifat bahan pengisi bantal. Mengapa memilih dacron silikon dibanding kapuk biasa? Siswa belajar bahwa dacron memiliki elastisitas yang baik, anti-alergi, dan tidak mudah menggumpal saat dicuci.
2. Technology (Teknologi)
Teknologi tidak selalu soal gawai dan komputer. Dalam proyek ini, siswa memanfaatkan teknologi mesin jahit (bagi yang sudah mahir) atau teknologi jahit tangan dengan berbagai teknik tusukan (tusuk jelujur, tikam jejak, feston) sebagai alat bantu produksi yang efisien dan kuat.
3. Engineering (Rekayasa/Teknik)
Di sinilah tantangan fisika terapan dimulai. Siswa harus merancang struktur bantal agar mampu menahan beban tubuh dengan baik. Mereka merkayasa teknik tufting (membuat cekungan/kancing di tengah bantal) agar dacron di dalamnya tidak bergeser dan bantal tetap empuk serta seimbang saat diduduki.
4. Arts (Seni)
Jiwa utama dari mata pelajaran Seni Budaya. Siswa menuangkan kreativitasnya dalam mendesain visual bantal. Ada yang menerapkan motif batik khas Jawa Timur, teknik pachtwork (kain perca), hingga perpaduan warna (estetika dekoratif) yang membuat bantal duduk ini cocok dipajang di ruang tamu maupun ruang kelas.
5. Mathematics (Matematika)
Akurasi adalah kunci. Siswa melakukan pengukuran geometris untuk membuat pola (persegi, lingkaran, atau heksagon). Mereka menghitung keliling, luas kain yang dibutuhkan, hingga volume dacron (dalam satuan gram) yang pas agar bantal tidak terlalu keras atau terlalu gembos.
Rumus Sukses Matematika Proyek:
Kebutuhan\,Kain = (Sisi + Kampuh) X2
Perhitungan kampuh (sisa jahitan) sebesar 2-3 cm sangat krusial agar ukuran akhir bantal tidak menyusut dari rencana awal.
Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir tiada hentinya menelurkan inovasi pembelajaran yang seru dan kontekstual., Pada Hari Kamis 11/6/2026 Siswa / Siswi Kelas 8 Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya melakukan kegiatan Menganyam Kreativitas dan Sains Yaitu Hadirkan Inovasi "Bantal Duduk Lesehan" Berbasis STEAM . Hasilnya? Luar biasa! Berbagai bantal duduk lesehan warna-warni dengan jahitan yang rapi berhasil diproduksi. Beberapa bantal bahkan langsung diuji coba di pojok baca kelas untuk mendukung kenyamanan literasi siswa.
Penulis yang Kepala Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekaligus Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan Alumni S2 MANAJEMEN Pendidkan UNESA menyampaikan rasa bangganya terhadap hasil karya kelas 8 ini. Proyek STEAM ini tidak hanya mengasah otak kiri dan kanan, tetapi juga menanamkan mentalitas entrepreneurship (kewirausahaan).
Produk Seat Cushion karya siswa ini memiliki nilai jual yang tinggi. Jika dikembangkan, produk ini bisa menjadi peluang usaha mikro yang menjanjikan. Melalui pembelajaran ini, SMP PGRI 6 Surabaya kembali membuktikan diri sebagai Sekolah Inspirasi yang siap mencetak generasi muda yang kreatif, kritis, dan inovatif di Kota Pahlawan.
Tertarik mencoba bantal duduk empuk karya siswa kami? Yuk, mampir ke ruang pameran karya SMP PGRI 6 Surabaya!

Penulis

H.BANU ATMOKO,S.Pd , M.Pd
Kepala SMP PGRI 6 Surabaya , Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan Alumni Mahasiswa S2 RPL MANAJEMEN Pendidikan UNESA Kelas E
Email : [email protected]
NO HP 083857963098

Photos from SMP PGRI 6 Surabaya's post 10/06/2026

Sinergi Puskesmas Wonokusumo dan
SMP PGRI 6 Surabaya: Cetak Generasi Emas Unggul, Sehat, dan Juara!

Dalam rangka mewujudkan visi mencetak generasi muda yang berkualitas menuju Indonesia Emas, Puskesmas Wonokusumo bekerja sama dengan Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir menggelar kegiatan Skrining Kesehatan berkala bagi seluruh siswa. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah ini menjadi langkah nyata dalam memastikan bahwa siswa-siswi tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki fisik dan mental yang prima. Sebagai Sekolah Inspirasi, SMP PGRI 6 Surabaya sadar betul bahwa prestasi yang gemilang berakar dari tubuh yang sehat. Oleh karena itu, deteksi dini melalui skrining kesehatan ini menjadi agenda krusial yang rutin dilaksanakan
Deteksi Dini untuk Fondasi Generasi Juara
Tim medis dari Puskesmas Wonokusumo hadir dengan pelayanan lengkap. Proses skrining meliputi berbagai aspek pemeriksaan kesehatan dasar yang meliputi:
1)Pemeriksaan Fisik dan Antropometri: Pengukuran tinggi dan berat badan untuk memantau status gizi siswa.
2)Pemeriksaan Indra: Tes ketajaman penglihatan (mata) dan pendengaran untuk mendukung proses belajar yang optimal.
3)Kesehatan Gigi dan Mulut: Edukasi dan pemeriksaan berkala agar siswa terhindar dari masalah sakit gigi yang dapat mengganggu konsentrasi belajar.
4)Skrining Gaya Hidup Sehat: Edukasi mengenai pentingnya sarapan sehat, pembatasan gadget, dan olahraga teratur.


Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Pada Hari Rabu 10/6/2026 Dilakukan Pemeriksaan SKRENING Oleh PUSKESMAS WONOKUSUMO Kecamatan Semampir yang Siap Cetak Generasi Unggul.
Penulis yang jugaKepala Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekaligus Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Yang Juga Alumni S2 MANAJEMEN Pendidikan UNESA menyambut baik sinergi positif ini. Kegiatan ini sejalan dengan komitmen sekolah untuk terus memberikan lingkungan belajar yang suportif dan sehat. Dengan tubuh yang sehat, konsentrasi belajar siswa akan meningkat, emosi lebih stabil, dan daya saing mereka di berbagai bidang—baik akademik maupun non-akademik—akan semakin tajam.
Melalui kegiatan ini, siswa SMP PGRI 6 Surabaya tidak hanya diperiksa, tetapi juga diajak untuk menjadi Agen Perubahan Sehat di lingkungan keluarga dan masyarakat.
Langkah kolaboratif antara Puskesmas Wonokusumo dan SMP PGRI 6 Surabaya ini membuktikan bahwa mencetak Generasi Emas yang unggul membutuhkan kerja sama sinergis antara sektor kesehatan dan pendidikan.

Dengan tubuh yang sehat, jiwa yang kuat, dan semangat belajar yang tinggi, siswa-siswi SMP PGRI 6 Surabaya siap melangkah pasti menjadi Generasi Sehat dan Juara!

SMP PGRI 6 Surabaya: Sekolah Inspirasi, Gudangnya Generasi Sehat an Berprestasi!
Puskesmas Wonokusumo: Melayani dengan Hati, Menjaga Generasi.
Penulis

H.BANU ATMOKO,S.Pd , M.Pd
Kepala SMP PGRI 6 Surabaya , Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan Alumni Mahasiswa S2 RPL MANAJEMEN Pendidikan UNESA Kelas E
Email : [email protected]
NO HP 083857963098

Photos from SMP PGRI 6 Surabaya's post 09/06/2026

Menembus Ruang Waktu: Siswa SMP PGRI 6 Surabaya
Hidupkan Sejarah Lewat Diorama Kreatif

Ada yang berbeda dengan suasana kelas di SMP PGRI 6 Surabaya minggu ini. Tidak ada sekadar hafalan teks atau deretan angka tahun yang menjemukan. Sebaliknya, ruang kelas disulap menjadi laboratorium kreativitas tempat para siswa "merakit" masa lalu. Melalui kegiatan kokurikuler berbasis Project-Based Learning (PjBL), Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya sukses menggelar proyek bertajuk Produk Kreatif: "Replika Diorama Peristiwa Sejarah". Proyek ini mengajak siswa tidak hanya menjadi pembaca sejarah, tetapi juga "arsitek" yang menghidupkan kembali momen-momen krusial bangsa. .Kegiatan kokurikuler ini dirancang untuk memperdalam pemahaman siswa terhadap mata pelajaran Sejarah dan IPS, sekaligus mengasah keterampilan motorik dan seni. Siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil. Setiap kelompok ditantang untuk memilih satu peristiwa sejarah besar—mulai dari Peristiwa Hotel Yamato, Pertempuran 10 November di Surabaya, hingga Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan.
Bahan-bahan sederhana seperti kardus bekas, stereofoam, bubur kertas, stik es krim, hingga mainan figurin bekas diubah menjadi karya seni bernilai tinggi.Proses pembuatan diorama ini memakan waktu beberapa minggu, mulai dari tahap perencanaan, sketsa layout, hingga tahap finishing (pewarnaan). Menariknya, antusiasme siswa begitu tinggi. Mereka saling berbagi tugas: ada yang ahli memotong pola, ada yang fokus pada pewarnaan detail, dan ada yang bertugas menyusun narasi cerita.
Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Keluarahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Mulai Hari Selasa 9/6/2026 Menjadikan ruang kelas disulap menjadi laboratorium kreativitas tempat para siswa Yaitu KEGIATAN KO KURIKULER MEMBUAT Produk Kreatif: "Replika Diorama Peristiwa Sejarah " Mata Pelajaran IPS
"Kami ingin sejarah tidak lagi dianggap sebagai pelajaran yang membosankan. Dengan membuat diorama, siswa dipaksa untuk riset: bagaimana detail pakaian tokohnya, bentuk bangunannya, hingga suasana areanya saat itu. Di sinilah literasi dan imajinasi mereka diuji," ujar VIVI AFIA ,S.Sos salah satu guru pembimbing Yang Juga Guru IPS Dan Pancasila Di Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya”
Puncak dari kegiatan kokurikuler ini adalah pameran mini yang digelar di selasar sekolah. Setiap kelompok bergantian menjaga "stan" diorama mereka dan menjelaskan peristiwa sejarah yang mereka buat kepada guru serta rekan-rekan dari kelas lain yang berkunjung.
Penulis yang juga Kepala Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekaligus Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Alumni S2 MANAJEMEN PENDIDIKAN UNESA menyampaikan rasa bangganya atas dedikasi para siswa. Kegiatan seperti ini membuktikan bahwa status sebagai "Sekolah Inspirasi" bukan sekadar julukan, melainkan komitmen nyata untuk terus menghadirkan pembelajaran yang bermakna, inovatif, dan menyenangkan bagi seluruh siswa.
Dengan keberhasilan proyek diorama ini, SMP PGRI 6 Surabaya siap melangkah ke tantangan kokurikuler kreatif berikutnya.
Jasmerah! Jangan sekali-kali melupakan sejarah, dan mari terus mengukir prestasi masa depan!
Penulis
H.BANU ATMOKO,S.Pd , M.Pd
Kepala SMP PGRI 6 Surabaya , Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan Alumni Mahasiswa S2 RPL MANAJEMEN Pendidikan UNESA Kelas E
Email : [email protected]
NO HP 083857963098

Photos from SMP PGRI 6 Surabaya's post 08/06/2026

Menyalakan Masa Depan: Pendekatan STEAM dalam Proyek Lampu Hias di
Sekolah inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya

Pembelajaran abad ke-21 menuntut sekolah untuk tidak lagi sekadar menyuapi siswa dengan teori, melainkan menantang mereka memecahkan masalah secara nyata. Menjawab tantangan tersebut, SMP PGRI 6 Surabaya yang akrab dijuluki "Sekolah Inspirasi" membuat gebrakan edukatif. Melalui proyek pembuatan lampu hias, sekolah ini sukses mengaplikasikan metode pembelajaran berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) untuk mengasah kreativitas dan nalar kritis para siswa.
Bukan sekadar kegiatan kerajinan tangan biasa, proyek ini mengajak siswa berperan layaknya ilmuwan sekaligus seniman muda yang merancang produk fungsional dan estetis. Bagaimana sebuah proyek lampu hias mampu merangkum lima disiplin ilmu STEAM sekaligus? Para siswa SMP PGRI 6 Surabaya membuktikannya melalui tahapan berikut:
1. Science (Sains)
Para siswa mempelajari konsep dasar fisika mengenai energi listrik dan optik. Mereka menganalisis bagaimana arus listrik mengalir dalam rangkaian, memahami perbedaan tegangan, serta mempelajari bagaimana cahaya merambat, memantul, atau membias ketika menembus berbagai jenis material (seperti plastik, kertas, atau mika).
2. Technology (Teknologi)
Dalam proyek ini, teknologi diaplikasikan melalui pemanfaatan alat-alat kerja modern serta pemilihan komponen elektronik. Siswa belajar menggunakan alat ukur elektronik, memilih jenis lampu (seperti LED yang hemat energi), hingga memikirkan sistem sakelar yang efektif untuk efisiensi daya.
3. Engineering (Teknik/Rekayasa)
Siswa ditantang untuk berpikir seperti seorang insinyur. Mereka harus merancang struktur dan kerangka lampu agar kokoh, seimbang, dan aman. Proses ini melibatkan trial and error (uji coba dan kegagalan)—mulai dari memastikan lem merekat kuat hingga memastikan komponen di dalamnya tidak mengalami korsleting atau panas berlebih.
4. Arts (Seni)
Di sinilah letak kebebasan berekspresi. Unsur seni memegang peranan penting dalam menentukan nilai jual dan estetika lampu. Siswa mengasah kreativitas mereka dalam mendesain bentuk luar, memadukan warna, membuat siluet, dan mengatur intensitas cahaya agar mampu menciptakan suasana ruang (ambience) yang indah saat lampu dinyalakan.
5. Mathematics (Matematika)
Presisi adalah kunci. Siswa menerapkan ilmu matematika praktis seperti mengukur dimensi panjang, menghitung diameter, menghitung volume ruang untuk penempatan lampu, hingga menghitung estimasi biaya produksi (budgeting) per unit lampu hias yang mereka buat.
Menariknya, semangat STEAM di Sekolah Inspirasi ini juga dikolaborasikan dengan kesadaran lingkungan. Banyak kelompok yang memanfaatkan material daur ulang seperti botol plastik bekas, sendok plastik, potongan kayu, hingga kardus sebagai bahan utama kap lampu.
Melalui sentuhan STEAM, barang-barang yang awalnya dianggap sampah disulap menjadi produk home decor bernilai ekonomi tinggi.
Saat ruang kelas digelapkan dan tombol sakelar ditekan bersama-sama, ruangan seketika dipenuhi binar cahaya warna-warni hasil karya para siswa. Sorak sorai gembira menandakan keberhasilan sebuah proses belajar yang bermakna.
Melalui proyek pengerjaan lampu hias ini, ruang kelas di Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir disulap menjadi laboratorium kreatif tempat para siswa / siswi Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya khususnya Kelas 9 dalam mengeksplorasi tantangan nyata secara interdisipliner. Mereka tidak hanya dituntut untuk merangkai kabel atau menempel hiasan secara asal, melainkan harus mengintegrasikan kelima elemen STEAM secara harmonis. Siswa diajak mengupas tuntas sisi Science saat mempelajari sifat cahaya dan hantaran listrik, menyentuh aspek Technology dan Engineering kala mendesain struktur kap lampu yang kokoh serta aman dari korsleting, hingga menerapkan perhitungan Mathematics yang presisi untuk mengukur dimensi bahan serta sudut pantul cahaya. Semua analisis teknis tersebut kemudian dibalut dengan sentuhan estetika tinggi lewat unsur Arts, sehingga produk akhir yang dihasilkan tidak hanya berfungsi sebagai alat penerangan, tetapi juga menjelma menjadi karya seni dekoratif yang bernilai jual.
Dalam kesempatan ini Penulis yang juga Kepala Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekaligus Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Yang Juga Alumni S2 MANAJEMEN PENDIDIKAN UNESA menegaskan bahwa penerapan aplikasi STEAM ini akan terus digalakkan di berbagai lini mata pelajaran.
"Kami ingin Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya menjadi laboratorium hidup bagi anak-anak. Melalui pendekatan STEAM pada proyek lampu hias ini, kami tidak hanya mengasah kreativitas tangan mereka, tetapi juga membentuk pola pikir (mindset) mereka agar siap menjadi inovator masa depan yang solutif," pungkasnya. Dengan keberhasilan proyek ini, SMP PGRI 6 Surabaya kembali membuktikan kelayakannya sebagai Sekolah Inspirasi—tempat di mana sains bertemu seni, dan kreativitas tumbuh tanpa batas.

"Awalnya mengira bikin lampu itu susah karena takut kesetrum. Tapi setelah dipelajari teorinya dan dipraktikkan langsung bersama teman-teman, ternyata seru sekali! Kami jadi tahu kalau matematika dan sains itu aplikasinya sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari," ujar Anggelina Putri Ramadhani salah satu siswa kelas IX dengan mata berbinar.
Penulis
H.BANU ATMOKO,S.Pd , M.Pd
Kepala SMP PGRI 6 Surabaya , Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan Alumni Mahasiswa S2 RPL MANAJEMEN Pendidikan UNESA Kelas E

Email : [email protected]
NO HP 083857963098

03/06/2026

Mengais Rezeki Siswa Baru: Menempa Generasi Emas yang Unggul dan Berkarakter di Bumi SMP PGRI 6 Surabaya

Setiap anak yang lahir ke dunia membawa rezeki, potensi, dan masa depannya masing-masing. Bagi orang tua, mengantarkan anak ke gerbang masa depan yang cerah adalah sebuah perjuangan mulia. Di tengah persaingan zaman yang kian ketat, memilih sekolah bukan lagi sekadar urusan formalitas mencari ijazah, melainkan investasi jangka panjang untuk membentuk manusia seutuhnya. Dalam semangat menyambut Tahun Ajaran Baru, SMP PGRI 6 Surabaya hadir sebagai "Bumi Semema" tempat menyemai benih-benih potensial, siap bermitra dengan para orang tua untuk mengais rezeki terbaik: mendidik dan mencetak generasi emas yang unggul, berprestasi, sekaligus berkarakter mulia.
Mengapa Harus SMP PGRI 6 Surabaya?
Di bumi SMP PGRI 6 Surabaya, kami percaya bahwa setiap siswa memiliki keunikan dan kecerdasan masing-masing. Kami tidak hanya fokus pada nilai di atas kertas, tetapi menyeimbangkan tiga pilar utama pendidikan modern:
1)Keunggulan Akademik & Non-Akademik (Unggul): Dengan kurikulum yang adaptif dan dipandu oleh tenaga pendidik yang kompeten, inovatif, dan penuh kasih, siswa dipacu untuk berani berprestasi di bidang sains, olahraga, hingga seni.
2)Pembentukan Karakter Mulia (Berkarakter): Pintar saja tidak cukup. Di sini, nilai-nilai keagamaan, kedisiplinan, sopan santun, dan jiwa gotong royong ditanamkan setiap hari agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang berintegritas dan menghormati orang tua serta sesama.
3)Kesiapan Menuju Generasi Emas: Kami membekali siswa dengan keterampilan abad ke-21—berpikir kritis, kreatif, dan melek teknologi—agar mereka siap menjadi pemimpin masa depan yang tangguh.

Menitipkan Anak di Tangan yang Tepat
Bagi kami, menerima siswa baru adalah amanah besar. Kami mengibaratkannya sebagai proses "mengais rezeki" spiritual dan sosial. Ketika orang tua memercayakan putra-putrinya kepada kami, kami berkomitmen penuh untuk mengasah potensi tersembunyi mereka hingga berkilau seperti emas.
Fasilitas pembelajaran yang representatif, lingkungan sekolah yang aman dan religius, serta berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang variatif siap mendukung tumbuh kembang anak secara optimal di SMP PGRI 6 Surabaya.
Dalam mengais Sebuah Rezeki Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir tidak henti hentinya untuk melakukan Promosi untuk mengais Rezeki Di SPMB Tahun 2026-2027 Ini, Dimana Sekarang ini Promosi dengan menggunakan Lagu MBG ( MAS BANU GANTENG ) di berikan Video dan Foto Foto Kegiatan Yang ada di SMP PGRI 6 Surabaya
Pintu gerbang masa depan telah dibuka. Jangan lewatkan kesempatan emas untuk memberikan pendidikan terbaik bagi putra-putri Anda. Mari bersama-sama menempa mereka menjadi generasi yang tidak hanya cerdas otaknya, tetapi juga mulia akhlaknya. Dalam kesempatan ini Penulis yang juga Kepala Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Dan Juga Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Yang Sekaligus Alumni S2 MANAJEMEN PENDIDIKAN UNESA Mengajak Masyakat Untuk Menyekolahkan Putra / Putrinya Di Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Tercinta
"Di Bumi SMP PGRI 6 Surabaya, Kami Tidak Hanya Mengajar, Kami Membentuk Masa Depan Generasi Emas Bangsa."
INFORMASI SISTEM PENERIMAAN MURID BARU (SPMB ) SMP PGRI 6 Surabaya :

a)Tempat Pendaftaran: Ruang Informasi SPMB SMP PGRI 6 Surabaya
b)Alamat: Jl. BULAK RUKEM III No 7 - 9 Surabaya RT 05 RW 05 Kel Wonokusumo Kecamatan Semampir
c)Kontak/WhatsApp: 031-3716556/083857963098
d)Media Sosial:
https://www.facebook.com/profile.php?id=100057272326332&locale=id_ID
https://www.facebook.com/SmpPgri6Surabaya/
https://www.instagram.com/banuatmokos.pd/

Penulis
H.BANU ATMOKO,S.Pd , M.Pd
Kepala SMP PGRI 6 Surabaya , Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan Alumni Mahasiswa S2 RPL MANAJEMEN Pendidikan UNESA Kelas E
Email : [email protected]
NO HP 083857963098

Photos from SMP PGRI 6 Surabaya's post 02/06/2026

Peringatan HARI LAHIR Pancasila 2026 SMP PGRI 6 Surabaya: Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi
Perdamaian Dunia

Di tengah dunia yang bergerak cepat dan sering kali terfragmentasi oleh perbedaan, sebuah bangsa besar bernama Indonesia berdiri kokoh. Kunci kekuatannya bukan pada homogenitas, melainkan pada sebuah mahakarya pemikiran yang lahir 81 tahun lalu: Pancasila. Lima sila ini bukan sekadar pajangan di ruang kelas atau teks yang dibaca saat upacara. Ia adalah sistem navigasi kultural yang terbukti mampu merekatkan lebih dari 17.000 pulau, 1.300 suku bangsa, dan ratusan bahasa daerah ke dalam satu ikatan bernama Indonesia. Namun, kehebatan Pancasila tidak berhenti di batas geopolitik Nusantara. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya memiliki resonansi universal yang sangat relevan untuk menjawab krisis geopolitik global hari ini.Bagi Indonesia, Pancasila adalah jawaban atas pertanyaan eksistensial: Bagaimana menjaga persatuan di atas perbedaan yang begitu ekstrem?
Melalui prinsip Bhinneka Tunggal Ika, Pancasila tidak berusaha menyeragamkan perbedaan, melainkan merayakannya.
1)Sila pertama dan kedua memastikan bahwa ruang spiritual dan kemanusiaan milik semua warga negara tanpa terkecuali.
2)Sila ketiga (Persatuan Indonesia) bertindak sebagai payung besar yang menaungi ego kelompok, suku, maupun agama demi kepentingan bersama.
Pancasila mengubah potensi konflik (kebinekaan) menjadi energi positif (persatuan). Ketika fondasi domestik ini kokoh, Indonesia memiliki legitimasi moral yang kuat untuk berbicara tentang perdamaian di panggung internasional. Kita tidak hanya berteori tentang toleransi; kita menghidupkannya setiap hari.Bagaimana ideologi sebuah negara berkembang bisa menjadi fondasi perdamaian dunia? Jawabannya ada pada Sila Kedua (Kemanusiaan yang Adil dan Beradab) dan amanat Konstitusi kita untuk "ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial." Pancasila memandang kemanusiaan sebagai satu kesatuan yang utuh (universal humanism). B**g Karno pernah menegaskan bahwa "Nasionalisme kita hanya bisa hidup subur di dalam taman sarinya internasionalisme." Artinya, cinta kita pada tanah air tidak boleh melahirkan chauvinisme (rasa unggul yang berlebihan), melainkan harus melahirkan kepedulian terhadap nasib bangsa lain.

Dalam rangka menumbuhkan jiwa Patriotisme dan Jiwa Nasionalisme di Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Pada Hari Selasa 2/6/2026 Mengadakan Upacara Peringatan Hari LAHIR PANCASILA Tahun 2026. Adapun Kegiatan Upacara Hari Lahir Pancasila dimulai Pukul 06.30 Yang bertindak menjadi Pembina Upacara Adalah Ibu VIVI AFIA ,S.Sos Selaku Guru Pancasila
Dalam kesempatan ini Ibu VIVI AFIA ,S.Sos Dalam sambutannya menyampaikan Pancasila bukan sekadar konsep abstrak dalam diplomasi global. Nilai-nilainya tercermin nyata dalam sejarah panjang politik luar negeri Indonesia yang "Bebas Aktif":
a)Konferensi Asia Afrika (KAA) 1955: Indonesia mengumpulkan bangsa-bangsa yang baru merdeka untuk melawan kolonialisme, melahirkan Dasasila Bandung yang menjadi inspirasi gerakan kemerdekaan di seluruh dunia.

b)Gerakan Non-Blok (GNB): Di tengah Perang Dingin, Indonesia memilih tidak memihak blok barat maupun timur, melainkan membangun jembatan perdamaian.
c)Misi Perdamaian Garuda: Hingga saat ini, pasukan penjaga perdamaian Indonesia di bawah bendera PBB dikenal sangat humanis dan mudah diterima oleh komunitas lokal di berbagai wilayah konflik karena mereka membawa etos Sila Kedua Pancasila.

Di Akhir Penutup Pembina Upacara Mengajak siswa / siswi SMP PGRI 6 Surabaya Dunia hari ini membutuhkan "titik temu" (common ground) seperti yang ditawarkan oleh Pancasila. Sebuah filosofi yang mengedepankan musyawarah (Sila Keempat) untuk menyelesaikan sengketa, dan keadilan sosial (Sila Kelima) agar tidak ada bangsa yang merasa ditinggalkan.
Pancasila telah membuktikan dirinya melampaui batas zaman dan sekat geografis. Dengan menjadikan Pancasila sebagai jiwa dalam setiap kebijakan domestik dan diplomasi internasional, Indonesia tidak hanya merawat rumah tangganya sendiri, tetapi juga menawarkan kompas moral bagi dunia yang sedang mencari jalan menuju perdamaian abadi.
Penulis
H.BANU ATMOKO,S.Pd , M.Pd
Kepala SMP PGRI 6 Surabaya , Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan Alumni Mahasiswa S2 RPL MANAJEMEN Pendidikan UNESA Kelas E
Email : [email protected]
NO HP 083857963098

Want your school to be the top-listed School/college in Surabaya?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Category

Telephone

Address


Jalan BULAK RUKEM III NO. 7/9
Surabaya
60154