Software Sekolah

Software Sekolah

Share

Software Sekolah
Manajemen Sekolah tinggal Klik.. http://www.softwaresekolah.com Dilengkapi beberapa fitur yaitu :
1. Manajemen Siswa
2. Manajemen Perpustakaan
5.

Software Sekolah adalah layanan sistem informasi sekolah online berbasis web yang di desain khusus untuk membantu proses manajemen sekolah menjadi lebih cepat, mudah, dan efisien. Manajemen Guru & Pegawai
3. Pembayaran Uang Sekolah, Pembayaran Online Melalui Bank, E-Wallet, Payment Point dll
4. Manajemen Penerimaan Peserta Didik Baru
6. Broadcast Pengumuman/pesan melalui Aplikasi WhatsApp
7. Manaj

Photos from Software Sekolah's post 04/06/2026

Siapa yang sekolahnya masih rekap SPMB manual pakai excel?

03/06/2026

Dunia pendidikan itu kadang mirip panggung teater, dan kita, para guru adalah aktor utamanya. Pernah nggak sih, sebelum berangkat sekolah ada masalah pribadi yang bikin mood berantakan, atau mungkin baru saja kena teguran yang bikin hati nyesek? Rasanya pengen banget cemberut seharian, tapi begitu sampai kelas, semua itu harus "hilang" dalam sekejap. 🎭

Itulah kehebatan guru. Kita bisa jadi juara 1 dalam menyembunyikan badai di hati hanya demi melihat murid-murid tetap semangat belajar. Kita tahu betul, kalau kita masuk kelas dengan wajah muram, energi satu kelas bisa langsung drop. Maka, senyum lebar pun dipasang, suara ceria pun dikeluarkan, seolah-olah pagi kita sangat sempurna. Padahal, di balik senyum itu, ada lelah yang luar biasa hebatnya.

Banyak orang nggak sadar betapa mahalnya harga sebuah "profesionalitas" seorang guru. Kita dituntut untuk selalu jadi sumber energi, jadi sosok yang paling sabar, dan jadi teladan yang nggak boleh punya hari buruk. Kadang, saat jam istirahat tiba dan kita duduk sendirian di pojok ruang guru, barulah "topeng" itu kita lepas sebentar untuk sekadar menarik napas panjang.

Untuk semua rekan sejawat yang hari ini sedang berjuang menata hati tapi tetap tampil totalitas di kelas, kalian hebat luar biasa. Gak apa-apa kalau hari ini terasa berat, kamu sudah melakukan yang terbaik.

Siapa nih yang tadi pagi juga "akting" jadi orang paling bahagia di kelas? Absen di bawah yuk, biar kita tahu kalau kita nggak sendirian! 👇

02/06/2026

Dunia melihat kita hanya bekerja dari jam tujuh sampai jam tiga sore. Padahal, pekerjaan seorang guru yang sesungguhnya justru sering terjadi di dalam "diamnya" kita. Di balik wajah tenang kita saat mengajar, ada ribuan kecemasan yang kita pendam sendiri. Kita tidak pernah mengeluh di depan murid tentang betapa lelahnya menyusun strategi belajar setiap malam, karena bagi kita, melihat mereka "melek" ilmu adalah bayaran yang tidak ternilai harganya.

Namun, saking sibuknya kita menjadi "jembatan" bagi kesuksesan murid-murid, kita sering kali lupa bahwa jembatan itu juga butuh dirawat. Kita terlalu sibuk mengkhawatirkan hari esok bagi mereka, sampai lupa bahwa tubuh dan pikiran kita sendiri sudah mencapai batasnya.

Menjadi guru memang panggilan hati, tapi ingatlah bahwa hati yang hebat juga butuh waktu untuk jeda dan pulih. Kamu sudah melakukan hal luar biasa dengan menganggap anak orang lain sebagai prioritasmu. Sekarang, tolong jangan lupa untuk memberikan sedikit ruang bagi dirimu sendiri agar tidak "padam" di tengah jalan. Semangat ya, para pejuang di balik layar! ✨

Coba absen di kolom komentar, murid mana yang paling sering bikin kamu "overthinking" sampai kebawa mimpi?

27/05/2026

Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H 🌙✨
Di hari yang penuh makna ini, semoga semangat keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian senantiasa menginspirasi langkah kita dalam membawa manfaat bagi sesama.

Mari terus tumbuh, berbagi, dan melangkah bersama menuju masa depan pendidikan yang lebih baik. 🤍

Taqabbalallahu minna wa minkum.
Mohon maaf lahir dan batin.

26/05/2026

Cuma guru yang tau rasanya 🫠

25/05/2026

Fase antara Mei sampai Juni itu kalau boleh jujur adalah ujian keimanan terbesar buat semua tenaga pendidik. Di saat orang lain mikir sekolah udah mau libur dan kerjaan guru makin santai, realitanya di lapangan justru kita lagi ada di mode survival. Pikiran sama fisik rasanya bener-bener diperas habis-habisan.

Bayangin aja, dalam satu waktu kita harus fokus nyiapin ujian buat adik kelas, kejar-kejaran sama tenggat waktu koreksi nilai harian, sekaligus begadang demi beresin berkas kelulusan anak kelas akhir yang mau lanjut jenjang. Belum beres urusan itu, kepala udah harus pusing lagi mikirin persiapan PPDB dan persiapan tahun ajaran baru bulan depan. Rasanya kayak dituntut punya kloningan enggak sih?

Tiap kali buka laptop di rumah malam-malam sambil nahan kantuk, saya cuma bisa elus dada sambil ngebatin, "Yuk bisa yuk, dikit lagi raportan, dikit lagi libur." Guru itu bukan pahlawan tanpa tanda jasa karena mereka kebal capek, tapi karena mereka tetap milih tersenyum ramah di depan murid meskipun isi kepalanya udah mau meledak mikirin administrasi.

Buat semua guru, dosen, atau staf TU yang lagi ngerasain fase hectic ini, kalian luar biasa. Jaga kesehatan fisik dan mental ya, jangan sampai pas muridnya libur, kita malah tumbang di rumah sakit. Semangat, libur semester sudah di depan mata!

22/05/2026

Setuju nggak sih, kalau mendidik itu adalah investasi jangka panjang? Kita bukan sedang mencetak barang di pabrik yang hasilnya bisa dilihat dalam hitungan jam. Kita sedang membentuk karakter, menanamkan nilai, dan mengasah logika manusia. Dan satu hal yang pasti bahwa Mendidik itu tidak bisa mendadak.

Sering kali kita merasa tertekan dengan ekspektasi hasil yang instan. Padahal, setiap anak punya ritme belajarnya sendiri. Untuk bisa memberikan "panggung" terbaik buat mereka, kita sebagai guru butuh persiapan yang matang. Sayangnya, seringkali energi kita habis duluan untuk hal-hal administratif yang datangnya mendadak. Gimana mau fokus mendidik dengan hati, kalau pikiran masih terbagi buat susun perangkat ajar yang ribet?

Itulah kenapa saya selalu bilang, persiapan itu harus efisien. Kita butuh sistem yang mendukung, bukan yang menghambat. Jujur saja, dulu saya sering banget keteteran antara mengurus administrasi dan menyiapkan materi kreatif. Tapi sekarang, semuanya jadi jauh lebih ringan sejak ada Software Sekolah.

Bayangkan, urusan RPP, RPM, hingga laporan capaian siswa nggak perlu lagi disusun dengan sistem "SKS" (Sistem Kebut Semalam). Di Software Sekolah, ada fitur otomatis yang bikin semua administrasi beres sekali klik. Jadi, waktu saya nggak habis buat ngetik di depan layar, tapi bisa saya pakai buat observasi dan ngobrol lebih dalam sama murid-murid di kelas.

Karena saat administrasi sudah tertata, barulah kita bisa fokus pada tugas utama yaitu mendidik tanpa terburu-buru. Karena anak-anak kita layak mendapatkan guru yang hadir seutuhnya, bukan guru yang lelah karena laporan yang menumpuk.

Kalau menurutbapak/ibu guru, apa sih hal yang paling menyita waktu sampai kita susah fokus mendidik? Sharing di bawah yuk!

21/05/2026

Kadang kita terlalu sibuk mengejar ketuntasan kurikulum sampai lupa kalau yang duduk di depan kita adalah manusia, bukan botol kosong yang cuma perlu diisi materi. Hal paling simpel yang sering kita sepelekan adalah koneksi sebelum edukasi.

Pernah nggak, saking sibuknya kita rekap nilai atau nyusun RPP manual, kita sampai nggak sadar ada murid yang raut wajahnya beda hari itu? Atau kita cuma panggil mereka dengan sebutan "Kamu" atau "Absen 15"? Padahal, mendengar cerita mereka selama 5 menit atau memanggil nama mereka dengan tulus itu dampaknya jauh lebih besar bagi motivasi belajar mereka daripada presentasi materi yang paling canggih sekalipun

Masalahnya, dari mana kita dapat waktu untuk hal-hal "manusiawi" itu kalau setiap jam istirahat atau jam kosong, tangan kita masih sibuk berkutat dengan berkas administrasi?
Inilah alasan sekolah saya pindah ke Software Sekolah. Saya nggak mau waktu saya habis cuma buat jadi "tukang ketik" laporan. Di sini, urusan RPP tinggal generate sekali klik, dan semua data perkembangan siswa sudah terupdate secara real-time. Jadi, saat tugas administratif selesai dalam sekejap, saya punya sisa energi dan waktu yang lebih banyak untuk benar-benar hadir buat murid.

Jangan biarkan hal-hal teknis yang bisa diotomatisasi malah merampas momen berharga kita sebagai pendidik. Karena pada akhirnya, murid mungkin lupa apa yang kita ajarkan, tapi mereka nggak akan pernah lupa bagaimana perasaan mereka saat kita hargai.

Coba komen SOFTWARE kalau mau tau tentang sistem apa yang sekolah kami gunakan!

19/05/2026

Dulu saya mikir, guru yang santai pas musim raporan itu pasti pakai ilmu magis😭Kok bisa di saat kita lagi breakdown depan laptop sampai jam 11 malam, mereka malah bisa pulang tenggo sambil senyum? Jujur, dulu sempat iri dan mikir yang enggak-enggak.

Tapi setelah saya berani nanya rahasianya, ternyata simpel banget yaitu mereka enggak pernah menumpuk kerjaan di akhir. Rahasianya ada di sistem penilaian yang jelas. Setiap selesai penilaian harian, nilainya langsung diinput ke sistem digital sekolah yang otomatis terintegrasi. Jadi begitu musim raporan tiba, mereka tinggal click ekspor nilai, selesai! Enggak ada tuh drama rekap manual dari buku nilai kertas satu per satu.

Ditambah lagi sekarang zaman udah canggih. Untuk bikin deskripsi perkembangan siswa yang panjang-panjang itu, kita bisa minta bantuan AI buat nge-draft kalimatnya berdasarkan database nilai yang ada. Tinggal poles dikit, kelar dalam hitungan menit.

Intinya, raporan itu bisa cepat kalau manajemen nilai kita rapi sejak awal semester dan sekolah mau adopsi teknologi yang sistematis. Yuk, stop siksa diri kita sendiri setiap akhir semester! Capeknya guru itu harusnya pas ngajar di kelas karena mikirin metode terbaik buat murid, bukan capek karena urusan administrasi yang sebenarnya bisa diotomatisasi. Kalau di sekolahmu, tipe guru yang mana nih pas musim raporan?

Bisa komen RAPOR kalau mau dispill sistem yang bisa bikin rapor auto otomatis!

18/05/2026

Kalau ada yang bilang profesi guru itu kerjanya santai dan banyak liburnya, sini mau saya ajak magang di sekolah antara bulan Mei sampai Juni. Ini tuh siklus tahunan yang paling bikin senam jantung. Semua urusan dari hulu ke hilir numpuk di satu waktu yang sama tanpa ampun.

Di satu sisi, kita harus mastiin nilai-nilai remedial murid aman dan input rapor berjalan lancar. Di sisi lain, kepanitiaan wisuda kelulusan kakak kelas udah menanti, ditambah rapat-rapat maraton buat nyambut siswa baru lewat jalur SPMB. Belum lagi revisi modul ajar buat tahun ajaran baru besok. Kadang sampai rumah, rasanya suara "Bu... Pak..." dari murid-murid masih terngiang-ngiang di telinga.

Saya bikin konten ini bukan buat ngeluh, tapi mau memvalidasi kalau rasa capek yang kamu rasain sekarang itu valid banget. Wajar kok kalau emosi agak naik-turun, wajar kalau pengen nangis pas liat tumpukan kertas koreksian. Kita ini manusia biasa, bukan robot komputer yang bisa di-upgrade RAM-nya secara instan.

Tolong luangkan waktu 5 menit aja buat power nap atau minum teh hangat tanpa megang HP. Pekerjaan administrasi ini emang penting, tapi kesehatan mentalmu jauh lebih berharga buat murid-muridmu besok pagi. Semangat bertahan, rekan-rekan guru hebat!

Want your school to be the top-listed School/college in Surabaya?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Telephone

Address


YKP PANDUGO 2 BLOK P NO. 1
Surabaya
SURABAYA